Cara Mencegah Kebutaan Akibat Diabetes Melitus

Kebutaan merupakan salah satu komplikasi yang bisa terjadi karena diabetes melitus. Penderita diabetes berisiko mengalami kebutaan, karena mengalami Retinopati diabetik proliferatif (PDR).

Retinopati ini yang menjadi penyebab utama gangguan pembuluh darah pada retina, sehingga bisa mengakibatkan penderita diabetes mengalami kebutaan.



Gita Lisa Andayani, dokter spesialis mata Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo menjelaskan, sebenarnya pembuluh darah di mata tidak langsung pecah.

Namun karena diabetes merupakan penyakit kronis yang menyebabkan banyak pembuluh darah yang mengalami gangguan, akhirnya menyebabkan pembuluh darah pada retina pun jadi bermasalah.

Dokter Gita menambahkan, dari hasil penelitian pada penduduk Indonesia yang menderita diabetes, antara 12 hingga 43 persen  penderita diabetes mengalami retinopati. Sedangkan, secara global terdapat 34,6 persen di seluruh dunia orang diabetes yang mengalami retinopati diabetik.

Penderita diabetes melitus, memiliki kemungkinan mengalami kebutaan 25 kali lebih besar dibandingkan dengan yang tidak menderita diabetes. Kabar buruknya, kebutaan akibat diabetes melitus ini, dapat menyebabkan kebutaan yang permanen.

Kebutaan dapat dialami penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2. Itulah mengapa, semua penderita diabetes harus memeriksakan matanya sedini mungkin dan mengenali gejala awalnya.


 

Semakin lama seseorang mengidap diabetes, akan memperbesar kemungkinan ia bisa menderita retinopati diabetik.

Penderita diabetes harus mewaspadai bila penglihatannya kabur, ada bintik-bintik pada penglihatannya, serta terdapat kilatan cahaya. Ketiga hal tersebut merupakan gejala awal dari masalah mata yang bisa dialami penderita diabetes.

Katarak, glaukoma dan retinopati diabetik merupakan tiga masalah besar pada mata yang bisa menyerang penderita diabetes.

Retinopati diabetik atau kerusakan retina mata akibat komplikasi diabetes, tidak menunjukkan gejala apapun pada awalnya. Sehingga untuk mengatasainya adalah dengan melakukan pencegahan, yaitu memeriksakan kondisi mata secara rutin. Makin dini kondisi ini terdeteksi, penanganannya akan semakin mudah.

Kebutaan akibat komplikasi diabetes

Kebutaan akibat komplikasi diabetes

Langkah Pencegahan Kebutaan Akibat Diabetes

Untuk mengatasi resiko kebutaan akibat diabetes, penderita diabetes harus lebih fokus dan peduli untuk melakukan berbagai upaya pencegahan dan deteksi dini.

Berikut ini beberapa tips cara mencegah kebutaan akibat diabetes melitus:

1. Mengendalikan kadar gula dalam darah

Penderita diabetes, secara berkala harus memeriksakan mata dan kondisi diabetesnya secara rutin. Pemeriksaan ini berguna untuk mengantisipasi kerusakan pada pembuluh darah di retina lebih awal. Sebab, bila kerusakannya telah parah, sulit bagi penderita diabetes untuk melihat secara normal seperti sedia kala.

2. Konsumsi sayuran

Penderita diabetes bisa melakukan pencegahan kebutaan secara alami, dengan rajin mengkonsumsi sayuran, seperti wortel, bayam dan brokoli. Bayam dan brokoli mengandung nutrisi Lutein, yang sangat baik untuk mencegah terjadinya kebutaan.

Nutrisi Lutein juga memberikan tubuh karotenoid alami yang bisa bertindak sebagai perisai pelindung bagi mata. Karotenoid merupakan bahan aktif  yang banyak ditemukan dalam wortel.


 

Selain bermanfaat untuk mencegah kebutaan, wortel, bayam dan brokoli sekaligus bermanfaat sebagai obat alami diabetes.

3. Memeriksakan mata

Retinopati berkaitan erat dengan durasi diabetes. Pada studi WESDR, , sebanyak 8% mengalami retinopati diabetes tiga tahun setelah yang bersangkutan didiagnosis mengidap diabetes, 25% setelah 5 tahun dan 80% pada 15 tahun.

Jadi, rata-rata, butuh waktu 15 tahun sejak tahap awal hingga tahap kebutaan akibat diabetes, jika tak tertangani dengan baik.

Maka, deteksi awal sangat penting untuk mencegah terjadinya kebutaan, karena Retinopati tahap awal dapat diobati. Jadi, bagi penderita diabetes sangat penting untuk memeriksakan kesehatan mata secara teratur, minimal setahun sekali.

The American Diabetes Association, memberikan pedoman perawatan mata bagi penderita diabetes :

  • Untuk orang dewasa dengan diabetes tipe 1 harus melakukan pemeriksaan mata secara rutin dalam waktu 5 tahun dari diagnosis diabetes mereka.
  • Orang dewasa dengan diabetes tipe 2, melakukan pemeriksaan lengkap segera setelah didiagnosisi diabetes.
  • Melakukan pemeriksaan mata, bila seorang ibu berencana untuk hamil.

4. Memperbaiki asupan nutrisi

Komplikasi akibat diabetes, bisa dicegah dengan memperbaiki asupan nutrisi yang dikonsumsi oleh tubuh. Pilihlah nutrisi yang mengandung 6 karoteniod sebagai sumber antioksidan, seperti wortel, sawi hijau, bayam, labu kuning, ubi jalar dan lainnya, yang mampu memperbaiki sel-sel tubuh yang telah aus secara total.

Gangguan penglihatan adalah kondisi yang umum dialami oleh penderita diabetes melitus. Hal terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan tindakan pencegahan sedini mungkin dengan mengontrol kadar gula darah.

Tulis Komentar