Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati Penyakit Diabetes Melitus Tipe 1

Diabetes melitus adalah salah satu jenis penyakit kronis akibat pankreas yang tidak berfungsi normal dalam memproduksi insulin. Terdapat beberapa tipe diabetes melitus yang umum dialami orang yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Di artikel pengensehat.com kali ini kita akan membahas gejala, penyebab dan cara mengobati penyakit diabetes melitus tipe 1.

Asia Tenggara, salah satu wilayah dengan prevalensi tinggi untuk diabetes melitus tipe 1. Tahun 2010, diperkirakan ada sekitar 113.000 anak di bawah 15 tahun yang mengidap diabetes tipe 1, dan kurang lebih 18.000 kasus baru yang muncul pada setiap tahunnya.



Pada penderita diabetes melitus tipe 1, tubuhnya hanya memproduksi insulin dalam jumlah yang sangat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.

Padahal kadar gula dalam darah dikendalikan oleh insulin. Insulin berfungsi untuk menyerap nutrisi dan gula dalam darah, kemudian mensirkulasikannya ke berbagai sel tubuh untuk dijadikan sebagai sumber energi.

Gejala Diabetes Tipe 1

Tubuh yang kekurangan insulin, kadar gula darahnya akan meningkat drastis akibat terjadinya penumpukan gula dalam darah. Kondisi ini disebut hiperglikemia, dan penderita diabetes melitus tipe 1 yang mengalami hiperglikemia akan mengalami beberapa hal.

Berikut ini beberapa gejala awal diabetes tipe 1:

1. Dehidrasi


 

Kadar gula yang tinggi dalam darah akan meningkatkan frekuensi urinasi (buang air kecil). Ini merupakan bentuk reaksi tubuh untuk mengurangi kadar gula. Gula yang keluar bersama urine, membuat tubuh kehilangan banyak air, sehingga menyebabkan dehidrasi.

2. Berat Badan Berkurang

Glukosa yang terbuang bersama urine, juga mengandung banyak nutrisi dan kalori yang merupakan sumber energi yang diperlukan oleh tubuh manusia. Itulah sebabnya, berat badan penderita diabetes melitus tipe 1 akan turun secara drastis.

3. Tubuh Mengalami Kerusakan

Gula darah yang meningkat drastis, menyebabkan kerusakan pada jaringan tubuh, seperti pembuluh darah kecil pada mata, ginjal dan jantung. Selain itu penderita diabetes melitus tipe 1 rentan mengalami serangan jantung dan stroke.

Diabetes melitus tipe 1, dikenal sebagai diabetes ‘remaja’, karena umumnya menyerang pasien di bawah usia 40 tahun, khususnya anak-anak (childhood-onset diabetic).

Gejala Umum Diabetes Melitus Tipe 1:

  • Sering kencing (polyuria)
  • Sering merasa haus (polydipsia)
  • Sering merasa lapar, khususnya setelah makan
  • Mulut kering
  • Hilangnya berat badan tanpa alasan yang jelas
  • Kelelahan (fatigue)
  • Mual hingga muntah
  • Penglihatan menjadi kabur
  • Bernapas dengan cepat
  • Luka atau infeksi pada kulit dan saluran kemih
  • Sakit perut
Gejala diabetes tipe 1

Gejala diabetes tipe 1 dan cara mengobatinya

Penyebab Diabetes Tipe 1

Sampai saat ini, Dokter dan para ahli belum mengetahui secara pasti penyebab diabetes tipe 1. Namun, faktor genetik/keturunan diperkirakan menjadi penyebab utama.

Di samping itu, beberapa faktor lain dapat memicu perkembangan diabetes tipe 1, seperti virus atau racun yang masuk ke dalam tubuh, kemudian merusak sistem imun yang mengganggu produksi insulin oleh pankreas.

Pada kebanyakan orang dengan diabetes tipe 1 diketahui memiliki sistem kekebalan tubuh yang bekerja secara keliru menghancurkan sel penghasil insulin di pankreas. Sehingga Diabetes tipe 1 disebut juga sebagai penyakit autoimun diabetes.

Cara Mengobati Diabetes Melitus Tipe 1

Meski diabetes tipe ini diwariskan secara genetik, yang berarti tidak bisa dihilangkan, penderita diabetes melitus tipe 1 sebenarnya bisa hidup panjang dan sehat.

Banyak penderita diabetes tipe 1 yang membuktikan hal tersebut. Rahasianya adalah kedisiplinan penderita untuk menjaga kadar glukosa dalam darahnya tetap berada di level normal.

Penderita diabetes tipe 1 harus rutin memeriksa kadar gula darahnya. Hal ini penting, untuk menentukan pola makan yang cocok, durasi dan jenis olahraga, serta jumlah insulin yang dimasukkan ke tubuh penderita.


 

Diabetes tipe 1 tak bisa disembuhkan, namun bisa dikendalikan. Penanganan sejak dini akan sangat membantu pengobatan diabetes tipe ini. Pengobatan yang dilakukan bertujuan menjaga keseimbangan kadar gula serta mengendalikan gejala-gejala yang timbul, dan mencegah risiko komplikasi.

Pada penderita diabetes tipe 1, organ pankreas tidak mampu memproduksi insulin, sehingga mereka membutuhkan suplai insulin dari luar secara rutin.

Suplai insulin dari luar harus dilakukan secara bertahap. Dosis insulin disesuaikan dengan makanan yang dikonsumsi, dengan kadar gula darah serta aktivitas yang dilakoni sehari-hari.

Untuk pengobatan penderita diabetes tipe 1, bisa dengan menggunakan kombinasi dari jenis-jenis beberapa jenis insulin berikut :

  • Insulin yang bisa bertahan sehari
  • Insulin yang hanya bertahan maksimal delapan jam.
  • Insulin yang tidak bertahan lama, tapi bereaksi cepat.

Ada satu metode pengobatan diabates tipe 1 yang awalnya dianggap bisa mengatasi ketergantungan suntik insulin, yaitu transplantasi sel-sel pankreas yang memproduksi insulin (sel islet). Dalam proses ini, sel islet dari donor yang baru meninggal dimasukkan ke pankreas penderita diabetes tipe 1.

Namun, follow-up yang dilakukan pada pasien yang telah melakukan transpalasi, hasilnya tak seperti yang diharapkan.

Hanya 10 persen pasien yang bebas dari ketergantungan insulin, sisanya tetap membutuhkan insulin, meskipun dosisnya tak sebanyak sebelum melakukan transpalasi sel islet. Di samping itu, banyak pasien yang enggan melakukan pengobatan dengan cara ini, karena cukup berisiko.

Selain menggunakan metode pengobatan konservatif di atas, penderita juga bisa menggunakan beberapa jenis obat alami untuk menyembuhkan diabetes melitus yang diderita seperti daun sirsak dan kunyit.

Yang pasti, penderita diabetes tipe 1, harus merubah pola hidup dan pola makannya menjadi lebih sehat. Termasuk berhenti merokok, untuk mengurangi risiko komplikasi penyakit jantung. []

Tulis Komentar