Gejala Asam Urat

Gejala asam urat yang paling terasa oleh penderita adalah rasa nyeri yang luar biasa pada persendian, terutama pada bagian kaki. Asam urat atau gout, merupakan sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi.

Zat purin secara alami terdapat pada setiap tubuh makhluk hidup seperti daging, sayuran dan buah-buahan. Mengonsumsi makanan tinggi purin berisiko menaikkan kadar asam urat dalam darah.



Seseorang yang menderita asam urat akan mengalami gejala nyeri yang tak tertahankan, pembengkakan serta timbul rasa panas pada persendian. Jika dites, maka akan terlihat kadar asam urat dalam darah meningkat.

Penyakit asam urat tak bisa dipandang sebagai penyakit yang enteng. Karena asam urat bisa memicu munculnya komplikasi penyakit lain seperti batu ginjal.

Banyak orang seringkali salah mengenali asam urat. Mereka menyamakan gelaja asam urat dengan gejala kolesterol karena gejalanya yang mirip. Oleh sebab itu, penting untuk mengenali gejala asam urat sejak awal, untuk mewaspadai dan segera melakukan penanganan dini bila gejala-gejala tersebut muncul.

Pemicu Asam Urat Tinggi

Sebelum membahas gejala-gejala asam urat, ada baiknya dipahami terlebih dahulu, faktor-faktor yang memicu timbulnya gejala asam urat, yaitu :

1. Pola makan yang tidak tepat


 

Ini merupakan salah satu faktor penyebab asam urat. Akibat mengonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung zat purin tinggi, seseorang bisa terkena penyakit asam urat.

Makanan yang berpurin tinggi, misalnya makanan berlemak, jeroan, kacang-kacangan, jeroan, minuman bersoda, minuman beralkohol serta minuman yang mengandung gula pemanis buatan.

2. Faktor usia

Usia adalah salah satu faktor yang mempengaruhi seseorang bisa menderita asam urat. Pria yang berusia 35 tahun ke atas, berpeluang lebih besar terkena gejala asam urat. Sedangkan wanita beresiko terkena asam urat, bila sudah memasuki masa menopause.

3. Adanya riwayat penyakit

Seseorang yang memiliki riwayat penyakit seperti ginjal, hipertensi, diabetes dan lainnya bisa memicu meningkatnya kadar purin dalam tubuh, sehingga menyebabkan penyakit asam urat.

4. Obesitas

Orang-orang yang menderita obesitas atau kelebihan berat badan, berpeluang menderita asam urat jauh lebih tinggi.

5. Obat-obatan

Efek samping mengkonsumsi obat-obatan dan zat-zat tertentu dalam jangka panjang bisa menyebabkan seseorang menderita penyakit asam urat.

Penyakit asam urat tidak terjadi begitu saja, melainkan akumulasi dari kebiasaan konsumsi makanan berpurin tinggi selama bertahun-tahun.

Gejala asam urat tinggi

Gejala asam urat tinggi

Gejala Asam Urat

Pada umumnya penderita mengalami gejala yang sama saat asam urat kambuh seperti nyeri tak tertahankan pada persendian. Berikut ini beberapa gejala asam urat yang khas:

1. Pada malam hari jempol kaki biasanya akan terasa sakit

Kondisi ini bisa menyebabkan seorang penderita asam urat tak bisa tidur, gampang emosi, sulit menggerakkan jempolnya serta tubuh terasa lemah. Bila muncul gejala seperti ini, segera lakukan pemeriksaan kadar asam urat dalam darah.

2. Persendian terasa pegal yang kadang timbul, kadang hilang

Kondisi ini patut diwaspadai dan sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter. Sebaiknya penderita tidak mengonsumsi obat asam urat sembarangan untuk mencegah hal yang fatal.

3. Persendian bengkak

Hal ini disebabkan oleh asam urat yang menumpuk pada aliran darah, terbawa hingga ke bagian sendi. Tetapi, ini biasanya terjadi bila seseorang telah sering mengalami serangan asam urat.  Pada orang-orang lanjut usia dan memiliki beberapa penyakit lain, seperti diabetes, biasanya akan menunjukkan gejala ini.

4. Terjadi pengerasan pada sendi pada penderita asam urat akut

Selanjutnya kondisi ini akan diikuti oleh gejala asam urat lanjutan yang perlu mendapatkan perawatan lebih. Bila tak mendapatkan pengobatan dan perawatan yang tepat, akan mengakibatkan sendi mati rasa dan bisa mengalami kelumpuhan.

5. Kaki bisa tiba-tiba terasa sangat panas

Ini bisa terjadi karena kadar asam urat yang sangat tinggi dalam darah. Rasa panas itu biasanya dimulai dari jempol kaki, lalu menyebar ke bagian-bagian yang lain.

6. Sendi tak bisa digerakkan dengan bebas dan berpotensi terjadi kelumpuhan

Oleh sebab itu, dalam kondisi seperti itu, dibutuhkan perawatan yang dilakukan dengan baik, agar kadar asam urat bisa dikendalikan.

7. Nyeri pada persendian yang terjadi berulang-ulang.


 

8. Sendi yang terasa panas, biasanya akan disertai kondisi kulit bersisik, kemerahan dan terasa gatal. Ini harus menjadi perhatian serius penderita asam urat.

9. Setelah beberapa gejala muncul, rasa tidak nyaman muncul pada persendian.

Ini bisa terjadi siang dan malam hari. Penderita asam urat akan merasa tidak nyaman siang dan malam menggerakkan persendiaannya.

10. Pada beberapa kondisi, persendian pasien akan terasa benar-benar sakit, khususnya saat pasien tersebut menggerakkan sendinya.

11. Sendi yang memanas, karena kadar asam urat yang berlebih dalam aliran darah, bisa berlangsung sebentar, namun bisa berlangsung lama.

12. Sendi mengalami pembengkakan, bisa terindikasi dari kondisi sendi yang memerah, disebabkan karena sendi terinfeksi.

Kapan mesti ke dokter?

Jika Anda mengalami rasa sakit yang tiba-tiba dan intens di sendi, segera hubungi dokter. Asam urat yang tidak diobati dapat menyebabkan rasa sakit dan kondisi sendi yang memburuk.

Begitu pula jika rasa sakit disertai dengan demam dan persendian panas dan meradang, yang bisa menjadi tanda terjadi infeksi. Dokter kemungkinan meresepkan obat untuk mengatasi asam urat yang dialami dan mencegahnya muncul kembali.

Tulis Komentar