5 Gejala Depresi dan Tanda-Tandanya

Depresi sebenarnya adalah salah satu gejala sedih yang berkepanjangan, jika kondisi kesedihan tersebut telah mempengaruhi kehidupan sosial dan pribadi maka disebut sebagai depresi.

Selain rasa sedih, depresi juga ditimbulkan dari perasaan lelah karena rutinitas, perasaan malas dan hal-hal lain yang berhubungan dengan minat yang berkurang terhadap sesuatu. Dari Wikipedia diketahui bahwa depresi berat dan tidak terselesaikan dapat membuat penderita melakukan bunuh diri.



Pada umumnya orang tidak menyadari sedang mengalami depresi kecuali setelah diperiksa secara intensif.

Untuk mengetahui apakah diri anda sedang depresi atau tidak, berikut ini 5 gejala depresi yang umum sebagaimana dikutip dari situs jaringnews.

1. Depresi sebabkan kesulitan fokus
Depresi mengganggu fungsi kognitif otak menyebabkan penderita sulit berkonsentrasi terhadap pekerjaan yang dilakukan.

Umumnya penderita depresi akan sulit mengambil keputusan dan tidak bisa fokus dan berpikir jernih seperti biasanya.

Kemungkinan depresi dalam hal ini disebabkan karena kurang istirahat atau kelelahan menyebabkan tubuh menjadi stres dan berpengaruh pada otak.


 

2. Depresi menyebabkan impotensi
Impotensi adalah penis yang tidak bisa keras meskipun sudah dirangsang oleh istri atau dengan memikirkan hal erotis.

Dalam kasus depresi, penyebabnya adalah karena gairah seks menurun. Kemampuan otak untuk mengolah stimulasi seksual yang ada sangat berkurang menyebabkan darah tidak mengalir ke penis dan akibatnya tidak bisa ereksi.

Gejala dan tanda depresi

Salah satu gejala depresi adalah gairah seks turun. Foto: jaringnews

3. Sering terbangun tengah malam
Ada perbedaan utama antara penderita insomnia dengan depresi. Penderita depresi umumnya bisa tidur malam tapi sering terbangun tiba-tiba, dan terjadi beberapa kali dalam satu malam. Otak tidak memasuki kondisi istirahat saat tidur dan terus aktif bekerja menyebabkan saat bangun penderita depresi merasa sangat lelah dan pusing.

4. Sakit Maagh
Ada hubungan timbal balik antara faktor fisik dan psikis. Masalah fisik bisa menyebabkan psikis terganggu dan begitu pula sebaliknya, masalah psikis seperti depresi bisa menjadi faktor penyebab timbulnya penyakit fisik.

Orang yang mengidap penyakit kronis memiliki risiko yang tiga kali lipat mengalami depresi dibandingkan dengan orang yang sehat. Itulah sebabnya salah satu cara menangani penyakit adalah dengan selalu berpikir positif.

5. Depresi sebabkan penderita mudah marah
Saat depresi pria dan wanita menunjukkan kondisi mental yang labil dan sensitif. Pada wanita biasanya ditunjukkan dengan menangis sementara pada pria dengan marah-marah tanpa sebab yang pasti.

Jangan memandang remeh depresi, jika anda melihat salah seorang anggota keluarga anda mengalami gejala-gejala tersebut di atas, perhatikan dengan seksama dan antisipasi kemungkinan terburuk yang bisa terjadi.

Lebih baik lagi jika penderita bisa ke dokter untuk memeriksakan diri. Seorang terapis mungkin akan memberi anda obat penenang yang tidak berbahaya dan beberapa sesi konsultasi.

Tulis Komentar