Jenis-jenis Penyakit Ginjal dan Cara Mengobatinya

Ginjal adalah sepasang organ vital yang terletak di bagian bawah punggung. Fungsi ginjal adalah menyaring darah dan mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Beberapa jenis penyakit ginjal tertentu menyebabkan terganggunya fungsi tersebut menyebabkan tubuh akhirnya jatuh sakit.

Gagal ginjal adalah salah satu jenis penyakit ginjal yang banyak dialami orang dewasa ini. Penyebabnya disebut-sebut berkaitan dengan gaya hidup tidak sehat yang setiap hari dijalani.



Pada dasarnya ada banyak faktor penyebab penyakit ginjal, diantaranya:

  1. Terpapar racun akibat polusi lingkungan
  2. Sedang menderita penyakit akut atau kronis
  3. Mengalami dehidrasi berat
  4. Trauma pada ginjal

Tubuh Anda akan penuh dengan racun (zat berbahaya) jika ginjal Anda tidak dapat melakukan fungsinya dengan benar. Kondisi ini dapat memicu terjadinya gagal ginjal kronis dan bahkan menyebabkan kematian jika tidak segera diobati.

Jenis-Jenis Penyakit Ginjal dan Penyebabnya

Cuci darah adalah salah satu cara mengatasi beberapa jenis penyakit ginjal

Cuci darah adalah salah satu cara mengatasi penyakit ginjal

Senantiasa menjaga kesehatan ginjal adalah hal penting yang perlu disadari oleh setiap manusia. Pasalnya, kesehatan adalah barang yang sangat mahal harganya apabila tubuh telah menderita penyakit berbahaya.

Ginjal adalah salah satu organ paling penting di dalam tubuh manusia dengan fungsi utamanya adalah untuk mengeluarkan produk sampah dan kelebihan cairan yang nantinya akan dikeluarkan melalui urin.


 

Adanya masalah pada ginjal akan mengakibatkan gangguan yang sangat fatal pada tubuh. Terdapat beberapa jenis penyakit ginjal dengan penyebab dan gejala yang berbeda-beda. Beberapa perlu penanganan secara khusus, sedangkan yang lain masih tergolong ringan.

Artikel ini akan membantu Anda untuk mengidentifikasi jenis-jenis penyakit ginjal sehingga Anda bisa mengetahui penyebab sekaligus cara mengobatinya. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa penjelasan mengenai jenis penyakit ginjal.

1. Penyakit Batu Ginjal

Batu ginjal merupakan salah satu jenis penyakit ginjal yang paling sering diderita oleh masyarakat umum. Sebenarnya, pengertian tersebut merujuk pada keadaan di mana mineral dan bahan-bahan organik berkumpul menjadi satu, menjadi padat, dan kemudian menghambat keluarnya air kencing di dalam tubuh.

Ada dua jenis penyakit batu ginjal, yaitu:

  1. Batu ginjal yang berukuran kecil
  2. Batu ginjal berukuran besar

Jenis penyakit batu ginjal yang berukuran kecil terbilang cukup aman karena penanganannya bisa dilakukan sendiri dengan cara konsumsi air putih maupun obat-obatan dari dokter. Selain itu, jenis batu ini bisa keluar dengan sendirinya dalam waktu yang singkat.

Pengobatan jenis penyakit ginjal dengan batu besar akan lebih sulit dilakukan. Seseorang yang mengalami batu ginjal besar biasanya akan dirujuk untuk segera dilakukan operasi. Sebab, kandungan benda padat tersebut sangat masiv sehingga sulit untuk dihancurkan dari dalam.

Penyebab utama batu ginjal adalah kurangnya cairan di dalam tubuh. Selain itu, faktor penyebab yang paling sering adalah mengganti konsumsi air putih dengan teh atau beberapa minuman bersoda lainnya.

Batu ginjal yang parah juga bisa terjadi karena konsumsi makanan yang mengandung garam dalam jumlah tinggi. Oleh karena itu, anda harus berhati-hati dalam memilih makanan dan minuman.

2. Gagal Ginjal

Jenis penyakit ginjal yang satu ini biasanya dialami oleh mereka yang memiliki ketergantungan tinggi pada obat-obatan, baik multivitamin, atau obat ketika sedang menderita penyakit tertentu.

Gagal ginjal merupakan penyakit yang menyebabkan ginjal tidak berfungsi sebagian atau seluruhnya. Hal tersebut terjadi akibat rusaknya tubulus di dalam organ ginjal.

Adapun gejala gagal ginjal kronis yang umum dialami penderita adalah:

  • Pegal dan cepat lemas
  • Mual
  • Sesak nafas

Gejalanya sangat umum sehingga penderita sering tidak menyangka dirinya tengah mengidap gangguan ginjal yang berbahaya. Cara penanganan gagal ginjal ada dua, yaitu:

  1. Cuci darah
  2. Cangkok ginjal

Cuci darah wajib dilakukan secara rutin, dan terus menerus. Bila terapi berhenti maka penderita gagal ginjal akan mengalami kesakitan yang sama seperti sebelumnya.

Bila diperlukan dokter bisa merekomendasikan cangkok ginjal. Hal ini merupakan cara terakhir untuk menyelamatkan hidup pasien. Cara ini dilakukan dengan memindahkan ginjal orang lain ke dalam dirinya.

Baik cuci darah maupun cangkok ginjal membutuhkan biaya yang sangat mahal.

Penyebab gagal ginjal kronis adalah sering mengonsumsi obat, baik ketika sakit ringan (pusing, batuk, pilek) atau sakit berat (panas, tipes, kecelakaan).

Namun, faktor lainnya juga bisa terjadi karena penyakit diabetes yang dimiliki oleh seseorang. Meski cukup lama, penderita diabetes berpotensi terjadinya kerusakan ginjal.

Cara pencegahannya adalah mengurangi konsumsi obat dan menggantinya dengan sayur, buah, maupun susu.

3. Jenis Penyakit Ginjal Pyelonephritis

Istilah “ritis” mengacu pada peradangan. Jadi bisa disimpulkan bahwa Pyelonephritis merupakan peradangan pada ginjal. Peradangan yang dimaksud adalah pada ginjal yang terjadi pada renal pelvis.

Seseorang yang mengalami penyakit ini biasanya dapat dilihat dari warna urin yang dikeluarkan, antara coklat hingga merah seperti darah.

Meskipun demikian, jenis penyakit ginjal yang satu ini tergolong penyakit yang ringan dimana pengobatan dilakukan dengan mengonsumsi obat dari dokter.

Kecuali dalam kasus terjadi peradangan berat maka seorang dokter akan menyarankan untuk dilakukan pengobatan lebih lanjut, baik cuci darah sementara atau perawatan inap di rumah sakit.

4. Glomerulonephritis

Sama halnya dengan Pyelonephritis, jenis penyakit ginjal ini juga tergolong sebagai infeksi ginjal. Bedanya, penyakit ini biasanya memiliki gejala urin keluar darah.

Hal tersebut dikarenakan sistem imun di dalam tubuh manusia yang mulai melemah, serta tidak diimbangi dengan konsumsi air putih yang banyak mengakibatkan terjadi pembengkakan jaringan di dalam tubuh penderita.

Organisme yang berperan dalam timbulnya penyakit ini adalah bakteri streptococcal.


 

Untuk menangani penyakit ini, diperlukan pengobatan dari dokter. Selain itu, dalam kasus yang ringan, jenis penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya.

Jangan khawatir bila beberapa orang mengalami pingsan ketika menderita penyakit ini. Hal tersebut dikarenakan faktor psikologis yang terkejut melihat darah keluar dari saluran kencing.

5. Jenis Penyakit Ginjal Polikistik

Faktor genetik sangat berperan dalam penyebaran jenis penyakit ginjal yang satu ini. Ginjal polikistik ditandai dengan munculnya kista atau kantong yang berisi cairan.

Gejala penyakit ginjal polikistik:

  • Tekanan darah tinggi
  • Sakit kepala
  • Sakit pinggang bagian atas
  • Muncul darah yang bercampur urine
  • Perut gembung
  • Sering buang air kecil
  • Gagal ginjal

Dokter yang memeriksa biasanya akan menanyakan riwayat kesehatan anggota keluarga yang lain, selain tentunya pemeriksaan urin dan darah.

Seperti dijelaskan di atas fungsi ginjal dapat terganggu akibat infeksi bakteri, peradangan, batu ginjal, dan lain-lain. Jika salah satu organ ginjal mengalami malfungsi maka organ yang satunya lagi akan bekerja mengambil alih fungsi ginjal yang rusak.

Karena kelebihan beban kerja maka ginjal yang kedua juga berpotensi besar mengalami gangguan di kemudian hari. Semua orang yang hanya memiliki satu ginjal yang berfungsi normal perlu secara teratur melakukan cek kesehatan ke dokter.

Selain gaya hidup tidak sehat, beberapa jenis makanan juga dapat menyebabkan penyakit ginjal seperti protein hewani yang berlebihan. Karena itu mulai sekarang kita perlu mewaspadai apa-apa saja yang kita konsumsi agar terhindari dari beberapa jenis penyakit ginjal di atas.

Demikian informasi singkat tentang jenis-jenis penyakit ginjal dan cara mengobatinya, semoga bermanfaat.

Komentar dan Tanggapan

  1. Ny.sutarmi August 18, 2017

Tulis Komentar