Kebutuhan Air Minum untuk Pasien Sakit Ginjal

Penyakit ginjal dapat dibedakan menjadi ginjal ringan dan ginjal akut.

Pada ginjal ringan, seseorang tidak akan mengalami penurunan fungsi ginjal. Mereka hanya merasa lemas, beberapa di antaranya mendapati bahwa batu ginjal dapat dikeluarkan bersamaan dengan air seni.

Sedangkan pada ginjal akut, ginjal akan mengalami penurunan fungsi hingga mengalami disfungsi. Efek terbesar dari hal tersebut adalah kematian.

Lebih rincinya, dokter spesialis ginjal dan hipertensi, Parlindungan Siregar, mengatakan bahwa penyakit ginjal dibagi ke dalam 5 stadium.

Kebutuhan Air Minum untuk Pasien Sakit Ginjal

Hal tersebut selain untuk membedakan penyakit, tetapi juga membedakan penanganan yang dilakukan oleh para dokter nantinya.

Bagi stadium 4-5, pasien diwajibkan untuk menggunakan cara dialisis, atau cuci darah. Selain itu, pengobatannya tidak lagi menggunakan air, karena fungsi ginjal yang sudah tidak aktif.

Jika banyak air yang masuk justru akan menimbulkan air masuk lewat paru-paru.

Sedangkan menurut beliau, Anda perlu menambahkan asupan air jika masih pada tahap 1-3. Jika demikian justru akan membuat menurunnya resiko seseorang terkena penyakit ginjal kronis.

Sebab, air yang masuk akan membuat ginjal bekerja lagi dengan optimal sehingga penyaringan darah jauh lebih aman.

Advertisement

Untuk mengetahui apakah Anda menderita penyakit ginjal stadium 1-5 dengan cara menghitung kebutuhan air, yaitu menghitung jumlah urin ditambah 600 ml.

Cara yang digunakan bertujuan agar seseorang dapat mengetahui apa yang harus dilakukan selanjutnya. Selain itu, mereka bisa berjaga-jaga bila urin yang dihitung ternyata kurang dari jumlah normal urin.

Sebagai contoh, jika seseorang memiliki urin sebanyak 2000 ml sekali keluar, berarti jumlah urin 2000 ml ditambah 600 ml. Hasilnya jumlah kebutuhan air normalnya adalah 2600 ml.

Pada penyakit ginjal ringan, kebutuhan air tidak begitu berubah dari normalnya. Hal ini tentu akan berbeda dengan orang yang mempunyai penyakit ginjal kronis.

Beliau berpendapat bahwa pasien yang memiliki stadium ginjal 4-5 pengeluaran urinnya lebih sedikit.

Anda perlu mewaspadai hal tersebut, jangan sampai konsumsi air putih lebih banyak untuk melakukan pencegahan.

Seperti yang telah disebutkan di atas, tindakan yang akan Anda lakukan justru merusak ginjal dan sama sekali tidak membantu kondisi tubuh Anda.

Berbeda dengan penderita ginjal stadium 5, Parlin mengaku mau tidak mau mereka harus dibawa ke pengobatan dengan cuci darah atau cangkok ginjal.

Stadium tertinggi ini menyatakan seberapa tingkat disfungsi sebuah ginjal. Sederhananya, seseorang yang menderita stadium 5 diwajibkan meminum kurang dari 2 liter per hari.

Namun, bagi orang yang memiliki rekam jejak batu ginjal, beliau mewajibkan untuk meminum lebih banyak air setiap harinya.

Hanya saja, Anda harus yakin bahwa ginjal berfungsi dengan baik. Sebab batu ginjal bisa lebih cepat keluar ketika Anda mengkonsumsi minum yang sangat banyak, khususnya batu ginjal yang masih kecil.

Seseorang yang pernah menderita penyakit batu ginjal, juga rawan berada di dalam posisi yang sama untuk kedua kalinya.

Jumlah air yang disarankan oleh penderita batu ginjal adalah sekitar 3 liter per harinya. Lebih dari itu justru baik, tetapi jangan langsung dikonsumsi secara massal.

Anda bisa menakarnya dengan meminum 8 gelas air per hari. Jika keadaan sedang panas terik, cobalah untuk meminum lebih banyak air lagi. Sebab, di cuaca yang panas, seseorang akan lebih mudah kehilangan cairan.

Faktor yang menyebabkan air sangat penting untuk dikonsumsi dalam jumlah banyak adalah fungsi air yang menjaga metabolisme pada tubuh.

Air juga sifatnya melarutkan segala yang dia temui, misalnya racun, maupun batu ginjal yang masih kecil. Protein atau garam yang terlalu lama ditimbun di urin juga akan berpotensi menyebabkan batu ginjal dalam jumlah kecil.

Penjelasan lengkap ditambahkan oleh Tunggul D. Situmorang, seorang dokter spesialis ginjal.

Beliau mengatakan bahwa urin yang keluar dari dalam tubuh pada normalnya, sekitar 7 gelas atau 1-1,5 liter.

Sedangkan bila keadaan sedang panas, pengeluaran menajdi lebih banya, yaitu sekitar 700-800 gram. Bila Anda tidak sempat untuk konsumsi air sebanyak 8 gelas per hari tidak masalah, asalkan aktivitas pada musim panas tidak terlalu padat.

Kebutuhan air mutlaknya disesuaikan dengan aktivitas yang sedang Anda lakukan.

Perbandingannya adalah berbanding lurus, artinya semakin besar aktivitas yang dilakukan, maka semakin banyak air yang dibutuhkan.

Misalnya Anda melakukan serangkaian olahraga, maka setelah selesai jangan minum air banyak. Hal tersebut dikarenakan cairan yang dikeluarkan di dalam tubuh jauh lebih banyak ketika melakukan aktivitas yang padat dan mengeluarkan banyak keringat.

Jika Anda merasa haus berarti tandanya harus segera minum air. Tanda haus sebenarnya merupakan respon tubuh yang mengingatkan Anda bahwa Anda kekurangan cairan dan membutuhkan pengganti secepatnya.

Bagi Anda yang merasa kehausan, bisa menyediakan banyak asupan air di meja kantor atau di rumah. Sangat tidak disarankan untuk irit air dengan alasan finansial.

Dokter Tunggul tidak menyarankan Anda meminum air dalam takaran yang berlebihan. Menurutnya hal itu akan membuat kerja ginjal menjadi lebih berat, yang justru akan mengeluarkan racun di dalam tubuh.

Jika sudah terjadi, maka tubuh akan meresponnya dan lambat laun akan terjadi penurunan imunitas atau kekebalan pada tubuh.

(Hindari meminum 8 gelas air sekali minum, misal di pagi hari. Jika Anda rutin melakukannya justru akan merusak fungsi ginjal, meskipun tidak sampai kematian. Mengobati adalah hal yang baik, tetapi terlalu semangat konsumsi obat Anda justru akan celaka.

Komentar dan Tanggapan

  1. sani January 3, 2017

Tulis Komentar