18 Penyebab Rambut Rontok

Sebagian besar orang akan mengalami rambut rontok sekitar 50 sampai 100 helai per harinya. Penyebab rambut rontok sulit dijelaskan tapi biasanya berhubungan dengan satu atau lebih faktor-faktor penyebab.

Orang tidak akan menyadari jika rambutnya berguguran karena di saat yang bersamaan tumbuh rambut baru menggantikannya.

Rambut disebut rontok ketika siklus pertumbuhan dan kerontokan rambut terganggu atau ketika folikel rambut rusak dan menyebabkan timbulnya jaringan parut.

Beberapa faktor penyebab rambut rontok adalah sebagai berikut:

  • Keturunan
  • Perubahan hormon
  • Kondisi medis tertentu
  • Konsumsi obat

Di artikel pengensehat.com kali ini kita akan membahas beberapa faktor penyebab kerontokan rambut dan tips menumbuhkan rambut dengan cepat.

Penyebab rambut rontok dan botak

Penyebab rambut rontok dan botak. Foto medindia.net

Jenis-Jenis Rambut Rontok (Alopecia)

Rambut rontok atau kebotakan sering juga disebut Alopecia. Seiring dengan usia yang bertambah, tingkat pertumbuhan rambut juga menurun. Ada beberapa jenis Alopeccia yang dibedakan atas gejala dan penyebabnya.

1. Alopecia involusional

Yaitu kebotakan karena faktor alami dimana rambut secara bertahap menipis seiring dengan usia yang semakin bertambah. Sebagian besar folikel rambut tidak lagi berfungsi dengan baik dan rambut yang tersisa menjadi lebih pendek dan lebih sedikit jumlahnya.

2. Androgenic alopecia

Advertisement

Yaitu sebuah kondisi genetik yang dapat mempengaruhi pria maupun wanita. Pada pria bisa terjadi di usia dini yang ditandai dengan rambut yang menipis dan secara perlahan rambut berkurang.

Pada wanita kebotakan terjadi lebih lambat (pada umumnya rambut mulai menipis saat usia 40 tahun). Penipisan rambut akan terlihat di seluruh kulit kepala dan rambut rontok yang paling luas terjadi di bagian tertentu kepala.

3. Alopecia areata

Sering terjadi secara tiba-tiba dan menyebabkan rambut rontok sebagian pada anak-anak maupun dewasa. Kondisi ini dapat menyebabkan kebotakan lengkap (alopecia totalis). Tapi pada sekitar 90% dari orang-orang dengan kondisi tersebut, rambut dapat kembali tumbuh normal dalam beberapa tahun.

4. Alopecia universalis

Sebuah kondisi medis dimana semua rambut pada tubuh rontok termasuk alis, bulu mata, dan rambut kemaluan.

5. Trikotilomania

Jenis rambut rontok ini paling sering terjadi pada anak-anak. Penyebab rambut rontok ini adalah gangguan psikologis di mana anak-anak biasanya menarik-narik rambutnya sendiri.

6. Telogen effluvium

Jenis Telogen adalah penipisan rambut yang bersifat sementara, penyebab kerontokan ini karena adanya perubahan dalam siklus pertumbuhannya.

7. Scarring Alopecias

Adalah kebotakan permanen akibat adanya jaringan parut. Penyebabnya adalah peradangan kulit seperti selulitis, folikulitis, jerawat, dan gangguan kulit lainnya. Bisa juga terjadi karena penyakit lupus dan lichen planus yang sering menyebabkan timbulnya luka yang menyebabkan rambut tidak mampu melakukan regenerasi.

Sampai sekarang dokter dan peneliti belum sepakat mengapa sebagian folikel rambut memiliki masa pertumbuhan yang lebih pendek dibandingkan dengan folikel yang lain.

Meski demikian dari penelitian diketahui ada beberapa faktor penyebab rambut rontok dan mengalami kebotakan.

Penyebab Rambut Rontok dan Kebotakan

Berikut ini beberapa penyebab umum dan penyebab tidak biasa rambut mengalami kerontokan:

1. Stress

Stres paska trauma dapat menyebabkan rambut rontok sementara. Trauma fisik memicu terjadinya jenis rambut rontok Telogen effluvium.

Seperti dijelaskan di atas, rambut memiliki siklus hidup yaitu tumbuh, istirahat dan gugur (rontok). Jika anda mengalami stres yang kuat maka siklus pertumbuhan rambut akan terganggu menyebabkan tahap kerontokan terjadi lebih lama. Pada umumnya kondisi ini terjadi 3 sampai 6 bulan pasca trauma.

2. Kehamilan

Kehamilan adalah salah satu jenis stress fisik yang dapat menyebabkan rambut rontok, meskipun juga dapat dipengaruhi oleh faktor perubahan hormon. Pada umumnya kerontokan terjadi setelah bayi dilahirkan dan pertumbuhan rambut akan kembali normal setelah tubuh mengalami recovery.

3. Terlalu banyak vitamin A

Vitamin A sangat baik bagi kesehatan tapi terlalu banyak konsumsi vitamin A yang terdapat dalam suplemen atau obat-obatan dapat memicu kerontokan rambut. Nilai harian untuk vitamin A adalah 5.000 Unit Internasional (IU) per hari untuk orang dewasa dan anak-anak di atas usia 4.

4. Kekurangan protein

Saat melakukan diet orang cenderung kekurangan protein akhirnya tubuh akan mengkondisikan ulang kebutuhan protein. Tubuh akan mengurangi penggunaan protein dengan cara memperlambat pertumbuhan rambut. Kondisi ini dapat terjadi sekitar dua sampai tiga bulan setelah penurunan asupan protein.

5. Keturunan

Penyebab rambut rontok yang paling umum adalah faktor gen atau keturunan. Jenisnya terbagi dua yaitu male-pattern baldness dan or female-pattern baldness. Kondisi biasanya terjadi secara bertahap dan dalam pola tertentu.

6. Perubahan hormon

Perubahan atau ketidakseimbangan hormonal dapat menyebabkan kerontokan rambut sementara. Biasanya terjadi di masa kehamilan, melahirkan atau menopause. Kadar hormon juga dipengaruhi oleh kelenjar tiroid, sehingga masalah tiroid dapat menyebabkan rambut rontok.

7. Stres emosional

Selain stres fisik akibat trauma, rambut rontok juga disebabkan oleh stres emosional, contohnya adalah saat mengalami persoalan hidup seperti kehilangan orang yang dicintai.

8. Anemia

Hampir satu dari 10 wanita yang berusia 20 sampai 49 tahun menderita anemia karena kekurangan zat besi (jenis yang paling umum dari anemia) yang merupakan penyebab rambut rontok.

Dokter biasanya akan melakukan tes darah untuk menentukan secara pasti apakah Anda memiliki masalah anemia saat mencoba mengobati masalah rambut rontok anda.

9. Hypothyroidism

Hypothyroidism adalah sebuah istilah medis yang merujuk pada kondisi kelenjar tiroid yang kurang aktif. Kelenjar kecil ini terletak di leher dan berfungsi menghasilkan hormon yang sangat penting untuk metabolisme serta pertumbuhan.

Ketika terjadi gangguan Hypothyroidism maka tubuh akan kekurangan hormon dan menyebabkan rambut rontok. Dokter yang menangani dapat melakukan tes untuk menentukan penyebab sebenarnya.

10. Kekurangan vitamin B

Meskipun jarang terjadi, kekurangan vitamin B juga dapat menyebabkan rambut rontok dan kebotakan (pitak).

11. Masalah pada sistem imun

Jenis rambut rontok ini disebut alopecia areata dan terjadi akibat sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif. Tubuh bingung dimana sistem kekebalan tubuh melihat rambut sebagai benda asing asing dan menghalanginya tumbuh.

12. Lupus

Penyakit autoimun lain seperti lupus juga adalah penyebab rambut rontok dan botak. Sama seperti kondisi di atas, ini adalah kasus kesalahan identitas: sel-sel imun terlalu bersemangat menyerang rambut. Sayangnya, rambut rontok jenis ini menimbulkan “jaringan parut,” yang berarti rambut tidak akan tumbuh kembali.

13. Penurunan berat badan yang mendadak

Kondisi ini merupakan salah satu bentuk trauma fisik yang menyebabkan rambut menipis dan rontok. Ada kemungkinan penurunan berat badan tersebut menyebabkan tubuh mengalami stres fisik dan bisa juga karena pada proses diet, tubuh kekurangan vitamin dan mineral.

Jika terjadi bersamaan, rambut rontok dan berat badan menurun bisa juga merupakan tanda adanya gangguan makan anoreksia atau bulimia.

14. Kemoterapi

Beberapa jenis obat kanker menyebabkan rambut rontok karena cara kerjanya yang seperti bom nuklir yang menghancurkan sel-sel di dalam tubuh secara merata termasuk sel yang dibutuhkan rambut untuk tumbuh.

15. Obat anti depresan dan pengencer darah

Beberapa jenis pengobatan juga menyebabkan rambut rontok dan botak. Obat tersebut biasanya berasal dari jenis obat pengencer darah dan obat tekanan darah yang dikenal sebagai beta blocker.

Obat lain yang mungkin dapat menyebabkan rambut rontok adalah methotrexate yang digunakan untuk mengobati kondisi rematik dan beberapa gangguan pada kulit, lithium (untuk gangguan bipolar), obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) termasuk ibuprofen, dan mungkin beberapa jenis obat antidepresan.

16. Gaya hidup

Penataan dan perawatan rambut selama bertahun-tahun ternyata juga merupakan penyebab rambut rontok yang sering dialami kaum wanita.

Rambut yang dikepang atau dijalin menggunakan bahan kimia, atau perawatan rambut dengan minyak panas dan bahkan pengering rambut dapat menyebabkan rambut rontok. Penyebabnya adalah perawatan ini berhubungan langsung dengan akar rambut yang menyebabkan rambut mungkin tidak tumbuh kembali.

17. Penuaan

Rambut rontok pada dasarnya adalah kondisi normal jika terjadi di rentan usia 50 tahun ke atas. Penyebabnya sel tubuh sudah tidak se-aktif dulu dan beberapa hormon telah berhenti diproduksi. Meski demikian penyebab pasti rambut rontok di usia tua belum diketahui.

18. Streoid anabolik

Hati-hati menggunakan steroid anabolik terutama pada atlit untuk memperbesar massa otot mereka. Steroid anabolik dapat menyebabkan rambut rontok dan memiliki dampak yang sama pada tubuh seperti pada penyakit ovarium polikistik.

Rambut rontok dapat muncul dalam berbagai cara, tergantung pada penyebabnya. Kerontokan dapat terjadi tiba-tiba atau secara bertahap dan juga dapat mempengaruhi hanya sebagian kulit kepala Anda atau bahkan terjadi pada seluruh rambut di tubuh Anda. Beberapa jenis rambut rontok bersifat sementara, dan yang lainnya permanen.

Untuk mengatasi masalah rambut rontok, dokter akan mencari tahu penyebabnya dengan melakukan beberapa tes. Setelah penyebab rambut rontok diketahui maka langkah pengobatan dapat segera dilakukan.

Selain memeriksakan diri ke dokter, salah satu cara mengatasi rambut rontok adalah menggunakan obat tradisional seperti lidah buaya dan putih telur. Kedua obat tradisional ini terbukti ampuh melebatkan rambut secara alami.

Demikian informasi singkat penyebab rambut rontok dan kebotakan pada pria dan wanita, semoga bermanfaat.

Tulis Komentar