Tanda-Tanda Pria Mulai Tua

Semua pria yang memasuki usia tua pasti mengalami apa yang disebut krisis paruh baya, merasa lemah dan merasa tidak mampu. Dulu tubuh terasa ringan dan semangat kerja sangat tinggi tapi kini jangankan bekerja, berpikir pun sudah sangat malas.

Tanda-tanda dan Ciri seorang pria mulai tua dan uzur tidak hanya terlihat dari segi fisik melainkan juga mentalnya. Mengapa orang menjadi tua dan apakah ada cara untuk selalu muda?



Kecepatan tubuh menjadi tua ditentukan oleh banyak faktor dari dalam tubuh maupun dari luar.

Yang termasuk faktor dari dalam adalah pola dan gaya hidup, faktor genetik dan pemeliharaan kesehatan. Sementara faktor luar meliputi cuaca, penyakit, diet, kecelakaan dan lain-lain.

Aktif melakukan seks adalah salah satu cara panjang umur pada pria. Tubuh yang terlalu cepat tua melebihi bertambahnya usia disebut penuaan disini.

Apa saja yang mempengaruhi kecepatan tubuh pria menua? Berikut ini beberapa faktor penting yang mempengaruhi kecepatan tubuh manjadi tua:

  1. Merokok
  2. Konsumsi alkohol
  3. Beraktifitas di lingkungan tidak sehat
  4. Konsumsi makanan tidak sehat
  5. Kurang olahraga
  6. Kurang tidur atau kurang istirahat
  7. Stres dan jarang tertawa

Beberapa Tanda Utama Pria Sudah Tua

Tanda pria sudah mulai tua

Tanda pria sudah mulai tua


 

Dulu orang berusaha awet muda dengan cara minum madu tapi sekarang cara-cara tersebut berkembang menjadi diet khusus, konsumsi vitamin dan terapi sel.

Di Institut Ana Aslan, mudigah sapi disuntikkan ke dalam tubuh dengan harapan akan merangsang pertumbuhan sel-sel baru yang lebih muda dan menggantikan sel-sel tubuh yang telah aus.

Tetapi meskipun segala cara telah dilakukan, sepertinya tubuh terus saja melemah, dan seiring dengan bertambahnya usia, kekuatan fisikpun juga melemah. Apa saja tanda-tanda seorang pria telah boleh disebut tua? mari kita bahas satu per satu:

  1. Otot pria akan menyusut sebanyak 10 kg setelah usianya mencapai 40 tahun. Sementara tulang akan menyusut sekitar sepertujuhnya dan tinggi badan akan memendek sekitar 5 cm.
  2. Buah zakar akan mengisut sejak usia 40 tahun, dan produksi sperma ikut menurun. Saat usia sudah mencapai 90 tahun, umumnya pria tidak bisa lagi menghamili wanita karena prostat sudah sangat mengecil dan akan mengganggu saluran kencing dan ejakulasi.
  3. Semprotan ejakulasi juga akan berubah. Saat masih remaja seorang pria bisa menyemprotkan spermanya sejauh 30 cm, dan setelah tua mungkin hanya sekitar 2 cm saja.
  4. Isi penis yang semula terdiri dari otot yang mirip karet busa, dengan bertambahnya usia berubah menjadi jaringan ikat yang berarti tidak kenyal, dan pembuluh darah di dalamnya sudah jauh berkurang. Ini berarti derajat kekerasan penis saat ereksi juga berubah. Kalau saat remaja penis ereksi sekeras batu maka saat tua risiko pria menderita impotensi atau ereksi lemah semakin besar. Di Amerika rata-rata pria berusia 70 tahun mengalami impotensi yang mulai terhitung sejak usia memasuki 40 tahun.
  5. Gairah seks pria menurun seiring dengan menurunnya produksi hormon testosteron dalam tubuh. Dari penelitian diketahui setiap tahun produksi testosteron berkurang sebanyak 1%. Testosteron menurun karena dinetralisasi oleh protein SHGB.
  6. Semakin tua fungsi otak akan semakin menurun. Kemampuan menyimpan dan merekam memori juga akan melemah.
  7. Kantung rambut berkurang dan pertumbuhan rambut menurun menyebabkan kebanyakan pria berusia tua mengalami kebotakan.
  8. Tulang menipis dan otot menjadi tidak lentur. Peluang pria mengalami oesteoporosis tidak jauh berbeda dengan wanita menopause. Komposisi lemak tubuh pada otot dan organ meningkat dua kali lipat pada usia 75 tahun dibandingkan dengan ketika masih berumur 25 tahun. Sebaliknya, kapasitas kerja merosot separuh pada usia 70 tahun dibandingkan dengan ketika usia 25 tahun karena daya angkut oksigen darah sudah menurun.
  9. Pada pria yang mulai menua, fungsi jantung tidak lagi dapat mengimbangi beratnya kerja fisik.
  10. Penglihatan dan pendengaran mulai menurun. Setelah usia mencapai 50 tahun, lensa menebal dan ketajaman penglihatan malam hari menurun. Gendang telinga juga akan bertambah tebal sementara saluran telinga dalam kian menyusut. Mendengar bisikan atau kemampuan memandang gadis seksi di malam hari sudah pasti menurun.
  11. Dalam hal seks, libido dan vitalitas akan menurun. Jika saat usia masih 20-an tahun orgasme bisa sampai 121 kali dalam setahun, tapi pada saat usia sudah mencapai 70-an jumlah orgasme akan menurun hingga hanya 22 kali dalam setahun.
  12. Derajat ereksi akan menurun. Pria mencapai puncak ereksi terbaiknya pada usia 30-an tahun, saat itu ereksi penis bisa mencapai 20 derajat di atas garis horizontal. Setelah usia lewat 50 tahun, ereksi yang didapatkan hanya 25 derajat di bawah garis horizontal.

Baca juga:

Penuaan Sangat Dipengaruhi Gaya Hidup

Penelitian tentang proses penuaan pernah dilakukan oleh periset dari Universitas Columbia di New York pada tahun 1999. Riset tersebut dilakukan dengan meneliti 34 pasang kembar identik  dengan usia antara 45 hingga 75 tahun.

Para kembar identik tersebut diteliti karena mereka memiliki gen yang sama sehingga faktor gaya hiduplah yang mempengaruhi penuaan mereka yang jelas sangat terlihat.

Penelitian tersebut menyebutkan bahwa mereka yang lebih cepat tua adalah yang menjalani hidup lebih keras. Sengatan matahari, stres, asupan alkohol, olahraga dan kesehatan umum akan mempengaruhi proses penuaan. Peneliti juga mendapati bahwa merokok merusak sirkulasi pada kulit dan menyebabkan rusaknya kolagen.

Singkat kata, proses penuaan pada pria maupun wanita sangat dipengaruhi oleh gaya hidup. Di artikel pengensehat.com berikutnya kita akan membahas salah satu obat anti tua bagi pria.

Dan jika saat ini anda telah merasakan ciri dan tanda-tanda penuaan maka ada baiknya anda mulai memperhatikan kondisi kesehatan agar anda menjadi pria tua dan sehat.

Tulis Komentar