Cara Melakukan Diet Karbohidrat yang Benar

Diet karbohidrat adalah jenis diet dimana seseorang membatasi asupan karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh. Dengan diet karbohidrat yang benar, seseorang akan lebih mudah untuk menurunkan berat badannya.

Namun perlu diperhatikan adalah jumlah asupan protein dan vitamin harus lebih banyak dari sebelumnya. Hal ini disebabkan karena karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh berkurang sehingga kebutuhan tubuh terhadap protein dan vitamin menjadi lebih tinggi.




Diet karbohidrat adalah salah satu jenis diet dari berbagai macam diet yang ada. Namun apapun jenis diet itu, pada dasarnya semua diet bertujuan untuk menurunkan atau menaikan berat badan.

Tingginya kebutuhan akan informasi mengenai diet yang tepat, membuat para ahli gizi berusaha menemukan tips yang tepat untuk menurunkan dan menaikan berat badan dengan cara yang aman.

Namun tak semua teknik diet membuahkan hasil yang baik. Banyak orang yang menginginkan hasil instant dengan cara sedot lemak dan operasi pengecilan usus, namun berat badan kembali naik dalam waktu yang relatif singkat.

Skibatnya, orang tersebut menjadi frustasi, karena uang, waktu, tenaga dan rasa sakit yang dirasakannya, namun hasil yang didapat sia-sia belaka.

Tidak heran jika banyak orang yang putus asa dan mencoba menerima keadaan tanpa mau berusaha lagi. Prinsip mereka pun sekarang menjadi berubah.




Bentuk badan yang ideal akhirnya cuma sekedar impian belaka. Rasa frustasi yang melanda malah membuat berat badan semakin hari semakin bertambah. Padahal untuk mendapatkan bentuk dan berat badan yang ideal perlu melakukan pola makan yang teratur ditambah dengan olah raga yang teratur setiap harinya.

Tidak ada hasil yang menggembirakan didapat dengan cara yang instan, karena dalam hidup semuanya harus diupayakan agar apa yang kita inginkan bisa tercapai.
Cara melakukan diet karbohidrat

Karbohidrat = lemak?

Pernyataan ini tidak sepenuhnya benar tapi juga tidak sepenuhnya salah. Karbohidrat memang akan menjadi cadangan lemak dalam tubuh jika tubuh mengkonsumsi karbohidrat melebihi batas kebutuhan tubuh itu sendiri.

Maka banyak orang mengganti nasi dengan jenis makanan yang lain, yang mengandung karbohidrat dalam jumlah yang seimbang.




Banyak orang melakuan diet karbohidrat dengan mengurangi asupan karbohidrat atau bahkan tidak memberikan asupan karbohidrat sama sekali pada tubuhnya, dengan harapan agar berat badan bisa cepat turun.

Namun faktanya, jika tubuh kekurangan karbohidrat, akan terjadi efek negatif pada tubuh. Karena bagaimanapun juga tubuh memerlukan asupan yang seimbang antara protein, vitamin, zat besi, karbohidrat dan zat lainnya.

Beberapa orang yang melakukan diet karbohidrat dengan sangat keras ternyata mengalami beberapa masalah kesehatan yang serius. Penyebabnya karena tubuh kekurangan lemak dan aneka mineral penting lainnya.

Karbohidrat tetap penting

Karbohidrat sangat penting dalam tubuh, terutama untuk anak-anak sekolah dan para pekerja yang membutuhkan tenaga untuk berfikir dan mengingat. Kekurangan karbohidrat akan membuat konsentrasi menjadi terganggu.

Maka alangkah baiknya jika anda hendak melakukan suatu aktivitas pastikan anda mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dengan jumlah yang cukup.

Efek negatif lainnya dari kekurangan karbohidrat adalah kulit menjadi keriput, mata menjadi cekung dan daya ingat menjadi berkurang. Karena itu berhati-hatilah jika anda hendak menjalani diet rendah karbohidrat.

Akan lebih baik jika anda sedikit lebih montok dibandingkan badan anda menjadi kurus kering, terlihat keriput dan nampak lebih tua. Tentu hal ini akan membuat penampilan anda kurang menarik.

Tubuh yang normal membutuhkan asupan karbohidrat 125 gram setiap harinya, yaitu bisa didapat dari tiga mangkok nasi, tiga potong sayuran dan beberapa potonng buah-buahan. Akan lebih maksimal jika anda juga mengkonsumsi susu yang rendah lemak serta rendah gula.

Nah demikian pembahasan kita mengenai diet karbohidrat dengan cara yang benar. Semoga ulasan ini bisa bermanfaat bagi para pembaca yang hendak melakukan diet rendah karbohidrat.

Tulis Komentar