Cara Mengatasi Gatal-Gatal Akibat Kutu Air

Tinea Pedis, merupakan nama jamur yang menyebabkan penyakit kutu air. Penyakit kulit ini menyebabkan ruam, kulit kaki pecah-pecah, melepuh, serta dapat menimbulkan rasa nyeri dan gatal-gatal pada kaki. Ditambah lagi kutu air bisa menimbulkan bau kaki tak sedap.

Kutu air adalah ruam pada kulit di antara jari kaki atau telapak kaki yang disebabkan oleh jamur. Jika terkena jamur ini, kulit tampak putih, kering, merah, bersisik, lembab, retak, gatal, perih dan melepuh.




Mengatasi gatal-gatal akibat kutu air biasanya bisa disembuhkan dengan salep, semprotan, gel, lotion, atau krim anti jamur topikal yang mengandung clotrimazole, miconazole, terbinafine, dan tolnaftate selama satu sampai enam minggu.

Penyakit kulit ini juga sering disebut jamur kaki, karena sering menetap dan menyerang di sela-sela jari kaki. Dalam beberapa kasus, jamur ini diketahui berada bagian tubuh lain seperti paha, lengan, dan kulit kepala.

Tinea Pedis merupakan infeksi yang dapat menular, bila tidak ditangani akan membuat kondisinya semakin parah. Untuk bisa mengatasi gatal-gatal akibat kutu air dengan tepat dan tuntas, harus diketahui terlebih dahulu apa saja penyebabnya.

Penyebab Kutu Air

Ada banyak faktor penyebab kutu air muncul di kaki, berkembang biak hingga bisa menginfeksi kulit. Contohnya adalah lingkungan yang hangat, lembab dan pengap merupakan tempat favorit jamur untuk berkembang biak. Itulah mengapa, penyakit ini seringnya dijumpai pada sela-sela jari kaki yang memang sering basah.

  • Jamur yang menyebabkan kutu air, bisa menyerang siapa saja yang sering berjalan tanpa alas kaki di atas lantai yang basah, ataupun lembab seperti kamar mandi, ruang ganti atau di kolam renang.
  • Seseorang yang sering memakai sepatu dalam jangka waktu lama rentan terserang kutu air. Begitu pula bila menggunakan sepatu basah dan kaus kaki basah serta penggunaan sepatu plastik bisa menyebabkan infeksi jamur sehingga menyebabkan gatal-gatal pada kaki.
  • Seseorang juga bisa terkontaminasi jamur ini, bila berjalan di lantai tanpa alas kaki yang sebelumnya telah dilalui seseorang yang terkena kutu air, dan berjalan tanpa alas kaki.
  • Kutu air juga bisa menular lewat kaus kaki, sepatu, handuk atau sprei.

Meski tergolong bukan penyakit berbahaya dan mudah diatasi, kutu air di kaki tetap harus diberi perhatian serius untuk mencegah infeksi menyebar ke bagian tubuh lain atau bahkan menulari orang lain.




Pada dasarnya gatal-gatal akibat kutu air dapat menyerang siapa saja, pria wanita, tua atau kanak-kanak, semuanya bisa mengalami serangan penyakit ini.

Penyakit ini akan semakin sering muncul di musim penghujan karena kondisi badan dan kaki yang cenderung lembab, apalagi jika kaki jarang dibersihkan.

Cara mengatasi gatal akibat kutu air

Cara mengatasi gatal akibat kutu air

Cara Mengatasi Kutu Air

Kutu air dengan gejala yang ringan bisa diobati dengan obat yang banyak di jual di apotek atau toko obat. Obatnya bisa diperoleh tanpa resep dokter.

Beberapa obat yang bisa dipergunakan untuk mengobati kutu air, antara lain : clotrimazole, terbinafine, miconazole, ketoconazole, dan sulconazole. Ada pula yang berbentuk krim atau salep, bubuk, cairan serta tablet (harus dengan resep dokter).

Jika setelah menggunakan obat dan salep tersebut tetapi kaki tetap gatal atau bahkan menimbulkan iritasi maka penderita perlu memeriksakan diri ke dokter kulit untuk mencari tahu akar penyebab masalah.

Jika diperlukan, selain pemeriksaan secara visual, dokter juga kemungkinan akan merujuk penderita untuk pemeriksaan/ tes laboratorium.

Mengatasi Kutu Air Dengan Obat Tradisional

Selain obat-obatan kimia, kutu air bisa diobati dengan memanfaatkan obat-obatan alami yang bisa ditemukan dengan mudah, di antaranya sebagai berikut :

  1. Garam

Garam memiliki kandungan anti bakteri yang sangat tinggi dan zat anti jamur. Itulah mengapa, garam bisa dimanfaatkan untuk mengatasi kutu air.

Membuat ramuan tradisional untuk menyembuhkan gatal akibat kutu air cukup mudah, yaitu:

  • Campur 2 sendok teh garam dan baskom yang berisi air hangat.
  • Rendam kaki selama 10-15 menit setiap hari sampai kutu air hilang dengan sendirinya.
  1. Minyak kelapa

Minyak kelapa sangat efektif untuk membersihkan jamur dan melembabkan kulit. Komponen asam laurat dalam minyak kelapa memiliki sifat anti jamur dan anti inflamasi.

Cara menggunakan minyak kelapa untuk mengobati gatal akibat jamur kutu air:

  • Oleskan minyak kelapa pada kaki yang terkena jamur
  • Diamkan sekitar 10 menit
  • Bilas menggunakan air hangat.

Lakukan minimal 3 kali sehari untuk hasil yang maksimal.

  1. Teh

Masukkan 6 kantong teh ke dalam 1,5 liter air mendidih dan biarkan menjadi dingin. Selanjutnya, rendam kaki yang terinfeksi selama setengah jam setiap hari. Teh mengandung asam tannic yang tak hanya menghancurkan jamur, namun juga bisa membantu mengurangi rasa gatal akibat kutu air.

  1. Daun sirih

Daun sirih juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi kutu air. Caranya pun sangat sederhana, rebus 2 gelas air dengan 10 lembar daun sirih kemudian tambahkan dua sendok garam. Diamkan hingga dingin, kemudian gunakan air rebusan tersebut untuk mencuci kaki yang terinfeksi jamur.

  1. Cuka Apel

Cuka apel ampuh untuk mengatur pH kulit. Sedangkan kehadiran jamur pada kaki, menyebabkan pH kulit menyimpang dari batas normal. Itulah mengapa, cuka apel bisa dimanfaatkan untuk mengobati kutu air di kaki.

Caranya sangat mudah, buatlah larutan cuka apel dan air, dengan perbandingan satu banding satu. Kemudian rendam kaki yang terkena jamur dalam larutan tersebut, selama 20 hingga 30 menit.




  1. Jeruk Nipis

Jeruk nipis juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati kutu air juga tumit yang pecah-pecah. Untuk mengatasi gatal akibat kutu air dengan jeruk nipis, bisa dengan cara sebagai berikut:

  • Cuci kaki menggunakan air hangat
  • Gosok kaki menggunakan jeruk nipis setengah matang.

Lakukan terus selama seminggu berturut-turut.

  1. Bawang putih

Bawang putih mengandung antiseptik alami yang dapat membantu kaki mengobati gatal-gatal akibat kutu air. Penelitian menunjukkan bahwa krim yang mengandung senyawa aktif dalam bawang putih diduga mampu mengobati kutu air.

Beberapa ahli menyarankan untuk merendam kaki selama 30 menit dalam air yang telah dicampur dengan tiga atau empat siung bawang putih cincang.

Selain itu, Anda juga dapat menerapkan campuran dua siung bawang putih dan minyak zaitun secukupnya pada kulit yang terinfeksi. Jangan lupa untuk menggunakan kapas atau cotton bud saat mengoles kaki.

Cara Mencegah Kutu Air

Gatal pada kaki akibat kutu air biasanya bersifat musiman, ketika musim penghujan datang, jamur datang lagi menjangkiti kaki. Setelah diobati, jamur hilang tapi akan datang lagi suatu saat.

Oleh karena itu setiap penderita perlu melakukan tindakan pencegahan agar penyakit ini tidak datang lagi setelah diobati, caranya sebagai berikut :

  • Gunakan kaus kaki tipis. Pastikan sering mengganti dan mencucinya. Agar kaki tetap bersih dan kering;
  • Rutin mencuci kaki dengan menggunakan air hingga bersih dan keringkan;
  • Gunakan sandal jepit atau alas kaki berongga untuk mengurangi bau kaki tak sedap.

Ada beberapa cara menghilangkan bau kaki tak sedap akibat kutu air seperti menggunakan salep, obat dan ramuan tradisional. Silahkan pilih yang paling nyaman buat anda.

Demikian informasi singkat beberapa gejala dan cara mengatasi gatal-gatal akibat kutu air pada kaki, semoga bermanfaat.

Tulis Komentar