Cara Mengobati Penyakit Ginjal

Tergantung dari penyebabnya, beberapa jenis penyakit ginjal dapat diobati. Hal ini karena teknologi kedokteran semakin hari semakin canggih yang memungkinkan dokter mengobati penyakit ginjal sampai sembuh.

Secara umum, pengobatan ginjal bertujuan untuk membantu menghilangkan gejala yang dirasakan penderita, mengurangi risiko komplikasi, dan memperlambat kemajuan penyakit.




Pada kasus ginjal yang sudah mengalami kerusakan parah, penderita mungkin memerlukan pengobatan yang dikhususkan untuk penyakit ginjal stadium akhir.

Artikel ini akan membahas beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan penyakit ginjal. Berhasil atau tidaknya adalah bergantung pada banyak faktor.

Menghilangkan faktor penyebab

Dalam usaha mengobati penyakit ginjal, dokter akan bekerja untuk memperlambat atau mengontrol penyebab penyakit ginjal Anda. Dalam hal ini pilihan pengobatan sangat bervariasi, tergantung dari penyebabnya.

Meski demikian kerusakan ginjal dapat terus terjadi dan bisa saja semakin memburuk bahkan ketika kondisi yang menyebabkannya, seperti tekanan darah tinggi, telah dikendalikan.

Bagaimana cara mengobati penyakit ginjal

Bagaimana cara mengobati penyakit ginjal




Bagaimana mengobati penyakit ginjal stadium akhir

Jika ginjal anda sudah tidak bisa bekerja menyaring limbah dalam tubuh dan telah mengembangkan beberapa gejala gagal ginjal, maka anda kemungkinan besar mengalami penyakit ginjal stadium akhir.

Pada saat itu, dialisis atau transplantasi ginjal adalah beberapa pilihan yang bisa dipilih untuk mengobati penyakit ginjal.

1. Dialisis

Dialisis adalah alat bantu yang bertugas menggantikan fungsi ginjal yang rusak yaitu menghilangkkan limbah pada darah sebelum disalurkan ke seluruh tubuh. Metodenya ada dua yaitu hemodialisis dan dialisis peritoneal.

Pada hemodialisis, sebuah mesin filter digunakan untuk menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah.

Sementara pada dialisis peritoneal, sebuah tabung tipis (kateter) dimasukkan ke dalam perut lalu mengisi rongga perut dengan cairan dialisis yang menyerap limbah dan kelebihan cairan. Setelah beberapa saat limbah akan mengalir keluar dari tubuh.

2. Transplantasi ginjal.

Saat ini transplantasi ginjal adalah satu-satunya metode untuk mengobati penyakit ginjal kronis yang dapat mengembalikan kesehatan penderita secara utuh.

Transplantasi ginjal melibatkan pembedahan untuk menempatkan sebuah ginjal yang sehat dari donor ke dalam tubuh penderita.

Transplantasi ginjal dapat berasal dari donor yang telah meninggal atau yang masih hidup. Setelah transplantasi penderita tetap wajib minum obat selama hidup mereka untuk menjaga agar tubuh tidak menolak ginjal baru.

Untuk beberapa orang yang memilih tidak melakukan dialisis atau transplantasi ginjal, tetap dapat menggunakan pilihan ketiga untuk mengobati penyakit ginjal yang diderita yaitu menggunakan pengobatan konservatif.

Namun, bagi penderita gagal ginjal akut yang tidak melakukan salah satu dari dua pilihan di atas pada umumnya mengalami penurunan harapan hidup hanya dalam beberapa minggu saja.

Tips Dalam Mengobati Penyakit Ginjal

Sebagai bagian dari pengobatan untuk penyakit ginjal kronis, dokter mungkin merekomendasikan diet khusus untuk membantu mendukung ginjal dan membatasi pekerjaan yang harus mereka lakukan.

Konsultasikan kepada dokter makanan apa yan cocok untuk penderita penyakit ginjal dan bagaimana menjalani gaya hidup yang sehat agar organ ginjal tetap dalam kondisi sehat.

Tergantung pada situasi, fungsi ginjal dan kesehatan tubuh secara keseluruhan, berikut ini beberapa tips yang perlu diperhatikan untuk membantu proses penyembuhan penyakit ginjal.

1. Kurangi berat badan, terutama jika Anda mengalami obesitas

Berat badan merupakan faktor yang memiliki pengaruh besar bagi kesehatan ginjal. Seseorang yang memiliki berat badan berlebih cenderung mendorong ginjal bekerja lebih keras.

Hal ini disebabkan adanya jumlah lemak jenuh yang kemudian menghambat ginjal dalam menyaring darah. Oleh karena itu, sebaiknya mulai saat ini Anda berusaha mengurangi berat badan, minimal dengan BMI sebesar 25 poin.

2. Berolahraga teratur

Olahraga yang teratur mengurangi resiko penyakit ginjal. Sebab, olahraga akan membakar kalori dan lemak jenuh di dalam tubuh, sehingga ginjal dapat bekerja lebih optimal.

Dengan olahraga racun-racun yang masuk ke dalam tubuh bisa dikeluarkan melalui ekskresi keringat, dan dengan demikian akan sangat membantu meringankan kerja ginjal.

Bahkan olahraga teratur juga sangat baik bagi penderita sakit ginjal dan bisa dijadikan salah satu perangkat dalam mengobati penyakit ginjal yang diderita.

3. Berhenti merokok

Kandungan nikotin dalam rokok tidak hanya membuat paru-paru mengalami kerusakan. Akan tetapi, dapat merusak ginjal karena nikotin akan bercampur dengan darah dalam tubuh.

Ketika ginjal menyaring darah, beberapa nikotin akan menempel pada ginjal dan mengakibatkan kerusakan dalam waktu lama. Cobalah untuk berhenti atau setidaknya perlahan menguranginya.

Baca juga: 4 Makanan Ini Bersihkan Paru-Paru Dalam 72 Jam, Perokok Wajib Baca

4. Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang dan rendah lemak

Kandungan gizi yang seimbang tidak hanya digunakan sebagai pajangan, tetapi berfungsi untuk menjaga metabolisme tubuh, salah satunya adalah ginjal.

Semakin banyak jumlah asupan gizi masuk ke dalam tubuh, justru akan membuat ginjal kesulitan untuk menyaringnya ketika akan dikeluarkan.

Selain itu, penting bagi Anda untuk mengurangi makanan atau minuman yang rendah lemak. Keadaan tersebut secara tidak langsung akan menghambat ginjal dalam bekerja lebih baik nantinya.

5. Membatasi konsumsi minuman keras

Minuman seperti alkohol atau anggur bila dikonsumsi dalam jumlah yang banyak akan membuat ginjal kewalahan dalam menjalankan fungsinya.

Sebab kandungan alkohol dapat mempengaruhi ginjal untuk membuang sisa-sisa racun secara massal. Akibatnya, Anda akan cepat lemas dan daya tahan tubuh berkurang drastis.

6. Menjaga konsumsi garam tidak lebih dari 6 gram atau satu sendok teh per hari




Salah satu cara untuk membantu mengobati penyakit ginjal adalah mengurangi konsumsi garam. Garam berbahaya bagi tubuh, khususnya ginjal, bila dikonsumsi secara berlebih.

Oleh karena itu, bagi Anda yang suka mengkonsumsi makanan asin, cobalah mengurangi takaran pada makanan tersebut. Jika tidak, Anda bisa menggantinya dengan konsumsi makanan yang lebih gurih.

7. Kecuali diresepkan oleh dokter, hindari konsumsi obat anti-inflamasi non-steroid seperti ibuprofen.

Obat-obatan membuat kinerja ginjal tidak optimal. Jenis obat seperti itu bisa datang dari multivitamin, minuman energi, obat dari dokter, maupun obat biasa yang dijual di toko-toko atau warung.

Agar tidak mengalami gangguan yang serius dalam konsumsi obat, penting bagi Anda untuk berkonsultasi dahulu dengan dokter. Hindari juga pemakaian obat antibiotik dan ibuprofen sebagai penghilang rasa sakit.

8. Perbaikan Keseimbangan Fosfat

Fosfat merupakan kandungan yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Akan tetapi kandungan yang tinggi akan memberikan kesulitan bagi tubuh untuk memprosesnya.

Akibatnya, fosfat akan dibuang menjadi saluran sisa, melalui air kencing. Ginjal berperan aktif dalam melakukan tindakan ekskresi. Bila terlalu banyak fosfat, maka ginjal akan semakin kesulitan untuk menyaring darah.

Demikian infomasi singkat bagaimana mengobati penyakit ginjal, dari penggunaan obat, dialisis sampai perubahan gaya hidup, selamat mencoba dan semoga berhasil.

Tulis Komentar