5 Gejala Penyakit Ginjal Kronis yang Wajib Anda Ketahui

Pada umumnya gejala penyakit ginjal kronis tidak dapat dideteksi ketika masih berada di tahap awal selain melalui pemeriksaan urin dan darah. Kondisi ini menyebabkan penanganan dan pengobatan penyakit ginjal sulit diatasi.

Penyakit ginjal kronis (CKD) adalah hilangnya sebagian besar fungsi ginjal yang terjadi secara perlahan dan akan semakin memburuk seiring dengan berjalannya waktu. Prosesnya kadang terjadi dalam hitungan bulan atau bahkan tahunan.




Penderita terkadang tidak merasakan adanya gejala yang khas selama proses penurunan fungsi ginjal tersebut terjadi sampai organ ginjal benar-benar berhenti total bekerja.

Tahap akhir dari penyakit ginjal kronis kadang juga disebut dengan istilah penyakit ginjal stadium akhir (ESRD).

Pada tahap ini, ginjal tidak lagi mampu menghilangkan limbah dan kelebihan cairan dari dalam tubuh. Pada titik ini, Anda akan membutuhkan dialisis atau transplantasi ginjal.

2 Jenis Penyakit Ginjal

Kesulitan membuang air kecil atau terjadi kelainan pada urin yang dihasilkan mengandung arti bahwa ginjal Anda sedang dalam masalah.

Pada umumnya ada 2 jenis penyakit pada ginjal, yaitu gangguan ginjal ringan dan kedua penyakit ginjal kronis (CKD).




Seseorang dengan penyakit ginjal ringan ditandai dengan gejala sulit kencing hingga keluar darah saat buang air kecil seperti yang dialami oleh penderita penyakit batu ginjal.

Anda tidak perlu khawatir jika mengalami gejala seperti itu, penyakit ginjal ringan pada umumnya dapat sembuh dengan sendirinya atau setelah mendapat pengobatan ringan dari dokter.

Yang perlu diwaspadai adalah penyakit ginjal yang tergolong kronis atau akut. Seseorang dengan gangguan ginjal akut akan dirujuk untuk sesegera mungkin melakukan cuci darah atau yang paling berat adalah cangkok ginjal.

Sebab, penderita gagal ginjal kronis telah mengalami disfungsi ginjal dan berpotensi menyebabkan kematian. Uniknya, penyakit kronis ini tidak memiliki gejala berarti sehingga seringkali disepelekan penderita.

Penderita baru menyadari ketika telah menyentuh tahap yang sulit untuk disembuhkan. Agar tidak terlambat dalam menangani penyakit tersebut, penting bagi Anda untuk mengetahui beberapa gejala penyakit ginjal kronis.

Gejala penyakit ginjal kronis dan akut

Gejala penyakit ginjal kronis dan akut

Gejala Penyakit Ginjal Kronis (CKD)

Gejala awal penyakit gagal ginjal kronis pada umumnya sama seperti berbagai penyakit serius lainnya. Gejala-gejala di bawah ini mungkin satu-satunya pertanda adanya gangguan ginjal pada stadium awal.

Berikut ini gejala penyakit ginjal kronis yang perlu diperhatikan:

  • Kehilangan nafsu makan
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Gatal-gatal dan kulit kering
  • Mual
  • Berat badan menurun drastis

Gejala yang mungkin terjadi saat fungsi ginjal telah memburuk yaitu:

  • Warna kulit tidak normal
  • Nyeri pada tulang
  • Mengantuk atau mengalami masalah konsentrasi
  • Mati rasa atau pembengkakan di tangan dan kaki
  • Otot sering mengalami kedut atau kram
  • Napas bau
  • Mudah memar
  • Muncul darah dalam tinja
  • Haus yang berlebihan
  • Sering alami cegukan
  • Masalah dengan fungsi seksual
  • Periode menstruasi berhenti (amenore)
  • Sesak napas
  • Alami gangguan tidur
  • Muntah, sering di pagi hari

Perlu diketahui jika penyakit diabetes dan tekanan darah tinggi adalah 2 penyebab paling umum dan bertanggung jawab terhadap sebagian besar kasus penyakit ginjal kronis (akut).

Berikut beberapa penjelasan detail gejala-gejala penyakit ginjal kronis (CKD):

1. Sedikit mengeluarkan air kemih

Gejala awal penyakit ginjal kronis adalah sedikit mengeluarkan urin saat berkemih. Beberapa gejala juga dibarengi dengan keluarnya air kencing yang memiliki warna lebih gelap hingga berwarna merah seperti darah.

Meski pada beberapa kasus kondisi ini boleh dibiarkan sampai sembuh dengan sendirinya, tetapi Anda perlu segera melakukan pengobatan jika mengalami gejala ini. Terlebih ketika hal tersebut terjadi karena Anda kekurangan cairan dalam jumlah banyak (dehidrasi).

Pencegahan pertama yang bisa dilakukan adalah dengan konsumsi air putih dalam jumlah yang banyak. Bila masih memiliki kasus yang sama, segeralah berkunjung ke dokter.

Paling tidak Anda akan mendapat pengobatan secepatnya dan bisa mendiagnosis apakah penyakit tersebut merupakan kronis atau sekedar penyakit ginjal ringan. Bila tergolong akut, cobalah untuk secara rutin melakukan pemeriksaan urin atau darah secara rutin.

Baca juga: 

2. Sering mengantuk

Salah satu gejala penyakit ginjal kronis yang umum dialami penderita adalah sering mengantuk dan cepat lelah.

Bagi Anda yang sering mengalami rasa kantuk yang berat padahal tidak melakukan kegiatan berat sebelumnya atau sering tidak sadarkan diri, anda perlu berhati-hati sebab kondisi tersebut adalah salah satu gejala penyakit ginjal kronis.

Kantuk atau sering tidak sadarkan diri dapat terjadi karena adanya penumpukan racun yang tidak dapat dibuang melalui urin atau mengalami infeksi pada ginjal.

Cara mengatasinya adalah mengurangi kegiatan yang berat, karena hal tersebut dapat mempercepat penyebaran gejala akut pada ginjal. Selain itu, Anda bisa juga bisa meminum air putih dalam jumlah banyak.

Bila ternyata gejala masih saja terjadi, cobalah untuk melakukan olahraga kecil. Sebab, olahraga akan membantu ekskresi dalam bentuk pengeluaran keringat melalui pori-pori pada tubuh ganti urin. Susu dan kelapa hijau (obat) juga bermanfaat untuk membantu memerangi penimbunan racun.

3. Bengkak pada kaki dan tungkai

Kita sudah mengetahui bahwa bengkak pada kaki atau tungkai biasanya disebabkan oleh penyakit beri-beri. Namun, kenyataan lain mengungkapkan bahwa hal tersebut bisa saja merupakan gejala penyakit gagal ginjal kronis.

Penyebab pembengkakan terjadi pada kaki karena adanya penumpukan cairan berlebih. Kondisi ini diperberat dengan terjadinya penurunan jumlah protein pada tubuh sehingga ukuran kaki tersebut akan bertahan cukup lama.

Namun, Anda tidak perlu khawatir sebab bengkak pada kaki tidak terjadi dengan segera. Anda bisa melakukan pencegahan bila ditemukan adanya potensi kaki membesar secara tidak wajar.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah segera mengobatinya dengan konsumsi protein yang cukup, baik melalui protein hewani atau nabati. Jika sudah besar dan padat, Anda bisa segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan saran dan pengobatan yang tepat.

4. Sesak nafas

Sering kesulitan bernafas adalah gejala penyakit ginjal kronis (CKD) yang umum dialami penderita gagal ginjal.

Sesak napas yang berkaitan dengan ginjal terjadi karena dua hal yaitu munculnya cairan di dalam paru-paru dan anemia (kekurangan sel darah merah yang membawa oksigen) menyebabkan penderita kekurangan oksigen dan kehabisan napas.

Untuk mengatasinya, Anda harus berlatih pola pernafasan dan melakukan beberapa jenis olahraga yang cocok untuk penderita ginjal seperti renang, jogging, beat box dan menjaga pola hidup dengan benar.

Selain itu, hindari obat yang mengandung amoksilin karena jika tidak cocok akan menimbulkan gejala sesak nafas.




5. Diare, mual dan muntah

Terjadinya penumpukan limbah dalam darah (uremia) dapat menyebabkan mual dan muntah sehingga penderita kehilangan nafsu untuk makan. Kehilangan nafsu makan akan menyebabkan penurunan berat badan.

Bagi Anda yang mengalami keadaan tersebut perlu segera mengganti mineral yang hilang dengan mengonsumsi sejumlah zat penambah cairan, seperti jus jambu, minuman penambah ion tubuh atau minum air mineral.

Pengobatan tradisional juga bisa membantu untuk mengembalikan cairan di dalam tubuh yang hilang cukup banyak.

Kapan Menemui Dokter

Sesegera mungkin ke dokter jika anda mengalami tanda-tanda atau gejala dari penyakit ginjal kronis di atas.

Mungkin saja gejala tersebut bukanlah penyakit gagal ginjal kronis melainkan gejala dari penyakit lain. Tapi bagaimanapun juga sebaiknya segera ke dokter untuk konsultasi.

Jika Anda memiliki kondisi medis yang meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis seperti diabetes dan tekanan darah tinggi (hipertensi), dokter mungkin akan memonitor tekanan darah dan fungsi ginjal Anda.

Saat anda ke dokter tanyakan ke dokter Anda apakah tes ini diperlukan dalam pemeriksaan Anda.

Demikian informasi singkat gejala penyakit ginjal kronis dan akut (CKD) yang perlu diketahui. Sebarkan artikel ini agar bermanfaat bagi yang lain.

Tulis Komentar