3 Tipe Diabetes Melitus yang Perlu Anda Ketahui

Penderita diabetes melitus di Indonesia, semakin meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan penyebabnya, setidaknya ada 3 jenis tipe diabetes melitus yang paling umum diderita orang Indonesia.




Saat ini, diperkirakan sekitar 5 juta lebih penduduk Indonesia menderita penyakit diabetes melitus. Ini berarti, ada 1 dari 40 penduduk Indonesia merupakan penderita diabetes.

Sedangkan, bila mengutip Williams textbook of endocrinology, di seluruh dunia, pada tahun 2013 saja diperkirakan lebih dari 382 juta orang menderita diabetes dalam berbagai jenis dan tipe.

Para ahli kesehatan mengelompokkan penyakit ini ke dalam kelompok penyakit metabolik. Merujuk konsensus The International Diabetes Foundation (IDF) tahun 2005, sindroma metabolik adalah kumpulan faktor risiko yang terdiri atas diabetes dan prediabetes, obesitas abdominal, dislipidemia dan hipertensi.

Sedangkan, American Diabetes Association menyebutkan, diabetes melitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia, yang terjadi karena disebabkan tiga hal, yaitu :

  1. Tubuh penderita diabetes, tak mampu memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup
  2. Sel-sel tubuh penderita diabetes tak merespon dengan baik atau tidak bisa menggunakan insulin secara efektif, sehingga terjadi kelebihan gula darah di dalam tubuh.
  3. Gabungan kedua-duanya.

Penyakit diabetes melitus terbagi 3 macam tipe dan jenis yang perlu diwaspadai. Secara umum dibedakan menurut penyebab, berbagai macam jenis masalahnya, dan juga metode penanganannya.

Ketiga jenis dan tipe diabetes melitus tersebut, adalah:




  • Diabetes melitus tipe 1,
  • Diabetes melitus tipe 2, dan
  • Diabetes melitus gestasional.

Masyarakat awam, seringkali mengira mayoritas penderita diabetes merupakan penderita diabetes melitus tipe 1, yang disebabkan faktor keturunan. Padahal, dari hasil penelitian kebanyakan penderita diabetes melitus, merupakan penderita diabetes melitus tipe 2.

Jenis dan tipe diabetes melitus

Jenis dan tipe diabetes melitus

Tipe-Tipe Diabetes Melitus

Setiap orang terutama yang memiliki risiko mengidap penyakit diabetes perlu mengetahui tipe dan jenis diabetes mellitus sehingga dapat membedakannya dan sekaligus mengetahui bagaimana menghindarinya.

1. Diabetes Melitus Tipe 1

Penderita diabetes melitus tipe 1, menderita kekurangan insulin akibat rusaknya organ pankreas sebagai penghasil insulin. Akibatnya, tubuh tak memiliki cukup hormon insulin untuk menyalurkan glukosa di dalam darah ke seluruh sel di dalam tubuh.

Glukosa yang tak bisa disalurkan untuk dirubah menjadi energi, akan mengendap di dalam darah. Sehingga, lama kelamaan kadar glukosa di dalam darah meningkat dan memicu munculnya penyakit diabetes melitus.

Penderita diabetes tipe 1 ini, harus bergantung pada insulin buatan untuk menjaga kadar gula darahnya tetap stabil. Oleh sebab itu, penderita harus disuntik insulin secara teratur selama sisa hidup mereka. Kebanyakan penderita tipe ini, berusia muda hingga remaja.

Ada beberapa faktor yang menjadi pemicu diabetes melitus tipe 1, yaitu :

  1. Faktor genetik.
  2. Gangguan pada sistem imun tubuh.
  3. Serangan virus tertentu yang merusak organ pankreas
  4. Kekurangan nutrisi.

Di Indonesia, penderita diabetes melitus tipe 1, diperkirakan sekitar 2%- 3% dari total keseluruhan penderita diabetes melitus.

2. Diabetes Melitus Tipe 2

Gaya hidup tak sehat, menjadi penyebab utama diabetes tipe 2 ini. Sebenarnya, organ pankreas penderita tipe ini tak memiliki masalah dan dapat memproduksi insulin sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Tetapi, sel dalam tubuh mengalami resistensi atau tak peka dengan hormon insulin. Akibatnya, hormon insulin tak bisa menyalurkan glukosa ke sel-sel di dalam tubuh.




Tubuh akan terus memproduksi lebih banyak insulin, untuk bisa menyalurkan glukosa. Sehingga, secara tak langsung, organ pankreas dipaksa bekerja lebih berat dari biasanya. Inilah salah satu penyebab rusaknya organ pankreas.

Sebenarnya, tipe 2 inilah yang patut diwaspadai. Sebab, dari semua kasus diabetes di seluruh dunia, sekitar 90% merupakan penderita diabetes melitus tipe 2.

Risiko terkena diabetes tipe 2 juga lebih besar seiring bertambahnya usia. Ini disebabkan kecenderungan ketika usia bertambah, berat badan juga cenderung naik dan menjadi kurang aktif secara fisik.

3. Tipe Diabetes Gestasional

Berbeda dengan diabetes tipe 1 dan 2 yang menyerang pria maupun wanita. Diabetes gestasional, merupakan tipe diabetes melitus yang hanya menyerang wanita, khususnya wanita hamil.

Beberapa wanita hamil, dikethaui memiliki tingkat glukosa yang sangat tinggi dalam darah mereka.

Diabetes gestasional ini, pada umumnya lenyap setelah penderitanya melahirkan. Namun, jika seorang wanita yang pernah menderita diabetes gestasional tak bisa mengatur pola hidupnya, maka wanita tersebut akan memiliki risiko lebih tinggi menderita diabetes tipe 2.

Karena itulah, selama mengandung sebaiknya wanita terus melakukan pengontrolan kadar gula darah. Beberapa wanita penderita tipe diabetes gestasional, biasanya bisa mengontrol gula darah mereka, cukup dengan olah raga dan diet sehat.

Sementara sekitar 10 hingga 20 persen perlu diberikan beberapa jenis obat oleh dokter untuk mengendalikan tingkat glukosa mereka.

Diabetes gestasional yang tidak terdiagnosis atau tidak terkontrol, bisa meningkatkan risiko komplikasi saat melahirkan yang membahayakan bagi Ibu dan bayi.

Demikian informasi singkat beberapa jenis dan tipe diabetes melitus yang perlu diketahui terutama oleh mereka yang memiliki faktor risiko tinggi.

Tulis Komentar

Loading...