10 Jenis Olahraga Yang Cocok Bagi Penderita Sakit Ginjal

Tubuh manusia pada dasarnya memiliki ikatan antara satu organ dengan lainnya. Bila salah satu organ mengalami sakit, maka bisa dipastikan akan berpengaruh kepada organ lainnya.

Misalnya, ketika sedang sakit gigi, Anda bisa saja mengalami demam yang cukup lama. Apalagi bila salah satu organ tubuh mengalami disfungsi, pasti berakibat fatal bagi bagian tubuh lainnya.




Begitu pula halnya bila anda menderita salah satu jenis penyakit ginjal. Efek yang paling sering muncul adalah munculnya rasa sakit dan tubuh menjadi lemas setelah menjalankan aktivitas. Bahkan untuk beberapa kasus, ginjal juga terbukti menyebabkan kematian.

Penelitian mengungkapkan sebenarnya bibit penyakit ginjal sudah ada pada manusia sebesar 9%. Selanjutnya tergantung pada Anda untuk menjaga kondisi ginjal tersebut. Makanan tidak sehat dan obat-obatan biasanya menjadi faktor penyebab penyakit ginjal.

Karena permasalahan ginjal merupakan hal yang kompleks, maka penting bagi Anda untuk melakukan penurunan risiko. Caranya dengan mengurangi aktivitas berat dan menjalani gaya hidup yang sehat.

Meski demikian agar tubuh tetap bugar, penderita penyakit ginjal disarankan tetap melakukan olahraga. Cara yang paling mudah adalah melakukan olahraga khusus.

Olahraga Apa yang Cocok Untuk Penderita Penyakit Ginjal

Penelitian menunjukkan aktivitas yang dapat dilakukan oleh penderita sakit ginjal disebut METs (measure of how much effort an activity takes).




Dr. Mathew Sorensen dari University of Washington School of Medicine di Seattle menambahkan bahwa olahraga yang dimaksud tidak perlu berat, cukup ringan asalkan membantu seseorang mengeluarkan keringat.Berikut ini ulasan beberapa jenis olahraga untuk penderita penyakit ginjal.

10 Jenis Olahraga Yang Cocok Bagi Penderita Sakit Ginjal

10 Jenis Olahraga Yang Cocok Bagi Penderita Sakit Ginjal

  1. Jalan kaki

Jalan kaki adalah olahraga paling ideal bagi penderita penyakit ginjal. Berjalan akan menggerakkan otot-otot tubuh secara berulang-ulang dan asyiknya bisa dilakukan di dalam ruangan maupun di luar rumah.

Para ahli kesehatan menyebut rata-rata orang harus berjalan selama 30 menit setiap hari. Mengingat sehari terdapat 24 jam maka berjalan selama 30 menit tentulah bisa dilakukan dengan mudah.

Berjalan sangat dianjurkan karena dapat membantu mengurangi risiko masalah kardiovaskular, sebuah risiko kesehatan yang umum dialami oleh penderita penyakit ginjal kronis (CKD) dan orang-orang yang harus hidup dengan cuci darah (dialisis).

  1. Brisk walking

Brisk Walking adalah penjabaran lebih lanjut dari olahraga berjalan. Prinsip yang diterapkan dalam aktivitas ini adalah jalan dengan langkah yang lebih lebar dan cepat.

Olahraga ini terbilang lebih menyehatkan tetapi tidak melelahkan seperti jogging. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, Anda bisa melakukan brisk walking selama 1 jam setiap harinya. Ingat jalan dengan cara yang lebih cepat.

  1. Jogging

Selain murah, olahraga yang satu ini memiliki potensi untuk mengeluarkan keringat lebih banyak dalam waktu yang singkat. Pada umumnya jenis lari yang dilakukan tidak cepat tetapi konstan.

Rata-rata orang akan disarankan untuk melakukan jogging sebanyak 30 menit per harinya. Dewasa ini jogging juga telah berkembang menjadi running 5k, 10k, bahkan 60k. Untuk perbandingan, 5k = 25-30 menit, demikian setiap kelipatannya.

  1. Berkebun

Selain mendapat manfaat kesehatan dari teriknya sinar matahari pagi, berkebun ternyata juga sehat bagi tubuh, khususnya ginjal. Berkebun selama 1-2 jam setiap hari dipercaya mampu menurunkan risiko penyakit ginjal hingga 16%.

Berkebun yang dimaksud juga tidak harus memiliki ladang dengan ukuran hektare, tetapi bisa juga tanaman di rumah maupun pohon di halaman depan bisa dimanfaatkan untuk aktivitas berkebun.

Selain dapat menjaga kesehatan ginjal, pikiran Anda juga akan lebih segar karena bertemu dengan warna hijau-hijauan pada tumbuhan.

  1. Fitness

Penderita penyakit ginjal juga bisa melakukan berbagai latihan seperti aerobik atau fitnes agar tubuh tetap bugar. Biasanya orang yang aktif melakukan fitness adalah mereka yang ingin membentuk badan menjadi terlihat lebih berotot agar makin tampil percaya diri.
Namun, keringat yang cukup banyak dikeluarkan pada saat fitness juga mampu menurunkan risiko sakit ginjal. Sebab, keringat akan membantu garam berlebih keluar dari dalam tubuh, sehingga tidak memberatkan kerja ginjal.

  1. Permainan bola

Segala bentuk permainan bola memicu Anda untuk mengeluarkan keringat. Hal tersebut akan sangat membantu mengurangi resiko penyakit ginjal.
Selain itu, permainan bola tidak terkesan melelahkan sehingga seseorang cenderung tidak bosan untuk bermain lagi. Misalnya, futsal atau sepakbola di lapangan besar, basket di lapangan kampus, dan badminton di halaman rumah. Selain sehat, juga irit.

  1. Skipping

Jenis olahraga ini lekat hubungannya dengan atlet. Hampir setiap cabang olahraga menyertakan skipping ke dalam pemanasan atau pelenturan otot.

Selain itu, keringat yang dihasilkan juga cukup cepat sehingga membantu ginjal tetap menjalankan fungsinya secara baik. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, Anda bisa memulainya dengan skipping 10-15 menit dan rutin.

  1. Mengepel

Siapa sangka bahwa kegiatan bersih-bersih rumah bisa menjadi salah satu aktivitas yang berpengaruh untuk mengurangi risiko sakit ginjal.
Kegiatan ini khususnya akan menolong seorang ibu untuk jauh dari sakit ginjal, baik karena pola makan maupun jam kerja yang cukup padat. Oleh karena itu, jangan pernah mengeluh ketika diberikan beberapa tanggung jawab dalam mengerjakan pekerjaan rumah.

  1. Zumba

Zumba merupakan jenis olahraga yang menuntut pergerakan aktif dari orang yang melakukannya. Begitu padatnya gerakan, ada yang mengatakan Anda tidak bisa berhenti jika Zumba dimulai.
Namun, hasil yang dikeluarkan adalah keringat dalam jumlah banyak, yang sangat baik bagi kesehatan tubuh, khususnya ginjal. Zumba juga menjaga seseorang dari dehidrasi. Sebab, mereka akan segera minum setelah melakukan hal tersebut karena kehausan.

  1. Bersepeda

Bagi masyarakat perkotaan sepeda sudah menjadi benda yang antik. Betapa tidak, aktivitas sepeda hanya akan dilakukan bila weekend atau sekedar memperingati ulang tahun kemerdekaan atau perusahaan. Untuk keseharian, sepeda mulai ditinggalkan.
Padahal jika Anda melakukan kegiatan bersepeda selama 1,5 jam setiap harinya akan berpotensi meringankan penyakit ginjal sebanyak 15%. Disarankan untuk melakukan kegiatan tersebut pada hari libur atau sore hari, bukan malam hari.

Hal-Hal yang Wajib Diperhatikan Penderita Penyakit Ginjal Sebelum Berolahraga

Di masa lalu banyak orang yang berpendapat penderita penyakit ginjal harus menghindari pekerjaan fisik yang berat tapi saat ini banyak penelitian yang menemukan para penderita sakit ginjal yang aktif berolahraga ternyata lebih kuat dan memiliki lebih banyak energi.

Selain meningkatkan energi, manfaat lain dari olahraga juga mencakup:




  1. Peningkatan fungsi otot
  2. Kontrol tekanan darah menjadi lebih baik
  3. Kekuatan otot meningkat
  4. Lemak darah (kolesterol dan trigliserida) menurun
  5. Tidur jadi lebih lelap
  6. Berat badan turun

Tapi meski demikian, semua penderita penyakit ginjal perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum memilih jenis olahraga yang akan dilakukan.

Beberapa hal yang perlu anda konsultasikan dengan dokter adalah:

  • Jenis olahraga apa yang cocok untuk penderita sakit ginjal
  • Lamanya waktu olahraga
  • Seberapa sering Anda boleh berolahraga
  • Seberapa keras Anda berolahraga

Jenis olahraga terbaik untuk penderita penyakit ginjal seperti batu ginjal adalah berjalan, berenang, bersepeda (dalam ruangan atau outdoor), ski, aerobik atau olahraga lain di mana Anda akan menggerakkan otot secara berulang-ulang.

Lakukanlah olahraga selama 30 menit setiap sesi selama minimal 3 hari dalam seminggu tapi tidak berturut-turut, misalnya hari Senin, Rabu dan Jumat. Tiga hari seminggu adalah persyaratan minimum untuk mendapatkan hasil yang optimal dari olahraga Anda.

Kapan anda harus berhenti berolahraga?

Seorang penderita penyakit ginjal perlu memperhatikan dengan baik kekuatan fisiknya dan berhenti jika mengalami beberapa hal di bawah ini. Berhentilah berolahraga jika anda mengalami:

  • Jika Anda merasa sangat lelah
  • Jika Anda kekurangan napas
  • Jika Anda merasa nyeri dada
  • Jika Anda merasa denyut jantung terlalu cepat
  • Jika Anda merasa sakit perut
  • Jika Anda mengalami kram kaki
  • Jika Anda merasa pusing

Selain itu, penderita sakit ginjal tidak boleh berolahraga dalam beberapa situasi yaitu:

  • Anda mengalami demam
  • Anda mengubah jadwal cuci darah (dialisis)
  • Anda mengubah jadwal minum obat
  • Kondisi fisik Anda sangat lemah
  • Anda sudah makan terlalu banyak
  • Cuaca sangat panas dan lembab, kecuali jika Anda berolahraga di tempat ber-AC
  • Anda memiliki masalah sendi atau tulang yang menjadi lebih buruk dengan olahraga

Tidak peduli jenis penyakit ginjal yang anda alami, melakukan olahraga tetap sangat penting untuk kesehatan Anda secara keseluruhan. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum Anda memulai olahraga rutin.

Dari 10 Jenis olahraga yang cocok bagi penderita sakit ginjal di atas mungkin ada salah satu yang favorit bagi anda. Meski sakit ginjal atau tidak, olahraga ini tetap menyehatkan dan bermanfaat baik untuk kesehatan anda. Semoga artikel ini bermanfaat untuk mengurangi risiko sakit ginjal.

Tulis Komentar