Serba Serbi Jerawat

Jerawat atau yang dalam istilah medis disebut Acne Vulgaris adalah salah satu penyakit kulit tidak berbahaya yang berhubungan dengan kelenjar minyak di dasar folikel rambut. Pada umumnya jerawat muncul di wajah dan terjadi saat masa pubertas akibat tingginya produksi hormon pada pria maupun wanita.




Meskipun tidak berbahaya, acne bisa meninggalkan luka di kulit wajah. Kulit manusia memiliki pori-pori yang sangat kecil yang terhubung dengan kelenjar minyak yang terletak di bawah kulit. Kelenjar tersebut terhubung ke pori-pori melalui folikel.

Kelenjar minyak menghasilkan sebum (cairan berminyak) yang berfungsi membawa sel-sel kulit mati melalui folikel ke permukaan kulit.

Jerawat tumbuh jika folikel tersebut tersumbat sehingga terjadi penimbunan minyak di bawah kulit.

Penimbunan minyak akan mengundang bakteri datang dan akhirnya terjadi infeksi. Dalam hal ini jerawat dapat menimbulkan bekas berupa parut atau flek hitam di wajah.

Melalui artikel pengensehat.com kali ini kita akan membahas secara terperinci apa itu jerawat, jenis-jenis jerawat, penyebab munculnya jerawat dan gambaran umum bagaimana mengobati jerawat secara alami.

Wajah bebas jerawat

Wajah bebas jerawat




Apa Itu Jerawat?

Kata jerawat atau acne berasal dari bahasa Yunani kuno Akme yang berarti Spot atau Titik. Banyak ahli menyebut terjadi kesalahan eja antara huruf M dan N pada tahun 1835 sehingga orang-orang lebih sering menyebut Acne ketimbang Akne. Di Indonesia, Acne lebih sering disebut dengan istilah jerawat.

Pada umumnya masalah kulit tersebut muncul di wajah, punggung, leher, bahu dan dada. Sederhananya, sel kulit mati, sebum dan rambut dapat menyebabkan sumbatan di bawah kulit. Jika sumbatan tersebut terinfeksi bakteri maka akan terjadi pembengkakan sehingga terciptalah jerawat.

Kebiasaan-kebiasaan yang dapat memicu timbulnya infeksi acne adalah malas cuci muka dan sering memegang bisul-bisul kecil tersebut. Kebiasaan memegang jerawat padahal tangan dalam kondisi kotor dapat memicu terjadinya infeksi.

Jenis-Jenis Jerawat

Jenis jerawat penting diketahui terutama oleh mereka yang mengalami masalah wajah berjerawat yang membandel dan sulit sembuh.

Dengan mengetahui perbedaan dari jenis-jenis jerawat tersebut maka  penderita bisa mengetahui bagaimana mengatasinya dan menggunakan obat yang cocok.

  1. Whiteheads (komedo tertutup), ini adalah jenis bisul kecil akibat sebum yang terinfeksi bakteri di bawah permukaan kulit dan berukuran sangat kecil.
  2. Blackheads (komedo terbuka), komedo ini jelas terlihat karena muncul di permukaan kulit dan berwarna hitam. Komedo tidak disebabkan oleh kotoran sehingga membersihkan wajah saja tidak akan menghilangkan komedo tersebut.
  3. Papula, adalah jenis acne yang muncul di permukaan kulit berbentuk benjolan kecil dan berwarna merah muda.
  4. Pustules, salah satu jenis di permukaan kulit berbentuk benjolan berwarna merah muda di bagian pangkal dan berisi nanah di bagian atas.
  5. Nobules, jelas terlihat di permukaan kulit dan berukuran besar dan menyakitkan bila disentuh. Nobules terbentuk jika folikel mengalami peradangan dan meletus di bawah kulit. Campuran sebum dan peradangan tersebut menyebar ke folikerl dan mengindeksi pori-pori disekitarnya.
  6. Kista, Jenis ini muncul di permukaan kulit, menyakitkan dan terisi penuh dengan nanah. Kista yang meletus dapat menimbulkan bekas jerawat yang sulit dihilangkan.

Beberapa dokter spesialis kulit (Dermatologi) menyebut sekitar tiga perempat dari semua pria dan wanita berusia 11-30 tahun akan mengalami masalah pada kulit wajah berupa timbulnya jerawat selama beberapa waktu.

Tapi meski masalah kulit ini mempengaruhi semua orang, tua atau muda, pada umumnya pria berusia muda akan mengalami masalah acne lebih lama dibandingkan wanita, hal ini kemungkinan disebabkan oleh faktor hormon testosteron.

Memencet jerawat dapat menyebabkan infeksi.

Memencet jerawat dapat menyebabkan infeksi.

Penyebab Jerawat

Sampai sekarang tidak ada penelitian yang betul-betul mengetahui apa penyebab terjadinya penyakit kulit ini.

Meski demikian, para ahli percaya bahwa penyebab utama jerawat adalah meningkatnya kadar hormon androden dalam darah. Kadar hormon ini akan meningkat drastis saat seseorang beranjak menjadi remaja.

Meningkatnya kadar hormon androgen akan merangsang produksi minyak di bawah kulit sehingga kelenjar membesar untuk memproduksi lebih banyak minyak.

Sebum (minyak) yang berlebihan dapat memecah dinding sel dalam pori-pori wajah dan menyebabkan bakteri mudah tumbuh.

Beberapa studi lain juga menunjukkan adanya faktor genetik terhadap kerentanan seseorang mengalami jerawat. Penelitian lain menyebut beberapa jenis obat yang mengandung androgen dan lithium juga dapat merangsang terjadinya penyumbatan pada pori-pori wajah.

Begitu pula dengan penggunaan kosmetik berbahan minyak pada beberapa orang tertentu dapat memicu muka jerawatan. Perubahan hormon selama masa kehamilan juga dapat memicu pertambahan produksi minyak pada wajah.

Mengobati Jerawat Membandel

Meski tidak berbahaya, jerawat adalah salah satu masalah kulit yang kadang membuat penderitanya menjadi depresi. Pada umumnya, gangguan ini bisa dihilangkan melalui pengobatan yang benar dan rutin.

Adapun metode pengobatan muka berjerawat yang dipilih sangat tergantung pada seberapa parah dan seberapa sering jerawat tersebut terjadi.

A. Mengobati jerawat ringan

Pada umumnya orang yang jerawatan menggunakan obat-obatan atau salep yang dapat dibeli di apotik tanpa resep dokter. Kebanyakan obat jerawat OTC (Over The Counter) tersebut mengandung bahan aktif seperti resorsinol, Benzoyl Peroxide, Salicylic Acid, sulfur, Retin-A, dan Azelaic Acid.

Anda bisa membeli obat jerawat di apotik dalam bentuk gel, sabun, krim ataupun lotion. Jika kulit wajah anda termasuk jenis sensitif maka pilihlah obat yang berbahan krim atau lotion.

Gel biasanya mengandung alkohol dan cenderung membuat kulit wajah jadi kering, jenis ini cocok digunakan oleh orang dengan kulit berminyak.

B. Mengobati Jerawat Parah

Jika anda memiliki kasus muka jerawatan yang parah maka sebaiknya kunjungi dokter spesialis kulit untuk mendapatkan pengobatan yang cocok untuk kulit anda.




Beberapa dokter selain meresepkan obat berbentuk krim atau lotion juga kemungkinan memberi pasien obat antibiotik untuk memerangi pertumbuhan bakteri dan mengurangi terjadinya peradangan di bawah kulit muka. Obat antibiotik yang umum untuk jerawat adalah Eritromisin dan Tetrasiklin.

C. Mengobati Jerawat Kista

Kista adalah salah satu jenis jerawat yang paling sulit disembuhkan dan mudah menimbulkan bekas. Seorang dokter spesialis kulit dapat menyuntikkan kortikosteroid yang telah diencerkan untuk mengobati kista yang meradang dan mencegah terjadinya jaringan parut. Injeksi ini akan menurunkan peradangan dan juga mempercepat penyembuhan.

Selain injeksi kortikosteroid, dokter juga kadang memberikan isotretinoin untuk mengobati jerawat kista yang parah atau yang tidak bisa disembuhkan dengan obat yang lain.

Tips Menjaga Kulit Wajah Agar Terbebas Dari Jerawat

Wajah berjerawat disebabkan oleh banyak faktor

Wajah berjerawat disebabkan banyak faktor alami dan lingkungan

Jika anda memiliki jenis kulit yang rentan mengalami acne maka anda perlu melakukan usaha yang lebih besar untuk membersihkan wajah setiap hari.

Berikut ini beberapa tips mencegah jerawat dan menjaga agar kulit wajah terbebas dari jerawat membandel.

  1. Cuci wajah anda dua kali sehari. Gunakan sabun khusus dan air yang hangat, jangan menggosok kulit saat mencuci muka. Dokter spesialis kulit umumnya menyarankan penggunaan lotion yang mengandung bahan benzoil peroksida. Jangan terlalu sering mencuci wajah.
  2. Jangan memecah jerawat sebab dapat memicu terjadinya infeksi di bagian bawah kulit dan memicu lebih banyak lagi sumbatan dan pembengkakan penyebab jerawat. Memecah bisul kecil tersebut dengan tangan juga dapat menimbulkan bekas luka di wajah.
  3. Cobalah menahan diri untuk tidak menyentuh wajah dengan tangan anda. Jika ingin menyentuh wajah sebisa mungkin cucilah tangan dengan air yang bersih.
  4. Kacamata juga harus dibersihkan teratur sebab kemungkinan ada residu kulit dan sebum yang menempel.
  5. Gunakan pakaian yang longgar jika jerawat muncul di bahu atau punggung anda untuk memberi kulit ruang untuk bernapas.
  6. Jangan tidur dengan make up yang belum dibersihkan. Gunakan kosmetik yang tidak mengandung minyak yang dapat menyumbat pori-pori.
  7. Rambut juga harus dibersihkan teratur karena rambut dapat mengumpulkan sebum dan residu kulit.
  8. Hindari paparan sinar matahari berlebih pada wajah.

Masalah kulit umumnya terjadi karena faktor hormon, iklim dan kebersihan. Menjaga agar kulit wajah selalu bersih dapat mencegah terjadinya infeksi penyebab muka berjerawat. Lakukan delapan tips di atas secara teratur dan disiplin untuk membuat wajah tetap segar dan bersih.

Apa-Apa Saja Yang Dapat Memperburuk Jerawat

Meski kebersihan wajah sudah dijaga dengan baik dan teratur, adakalanya jerawat tetap muncul. Hal ini kemungkinan dipicu oleh hal-hal lain seperti perubahan suasana hati, perubahan cuaca atau jenis makanan.

Ada banyak faktor yang dapat memicu sekaligus memperburuk jerawat. Mari kita bahas satu per satu:

  • Siklus menstruasi. Wanita umumnya mengalami jerawat yang parah pada satu atau dua minggu sebelum menstruasi tiba. Hal ini kemungkinan disebabkan terjadinya perubahan hormon. Dalam kondisi ini yang perlu dijaga adalah jangan sampai gangguan tersebut memicu timbulnya parut atau luka pada kulit.
  • Stres dan kecemasan. Dua hal ini berkontribusi langsung pada perubahan kadar hormon dalam tubuh seperti kortisol dan adrenalin yang dapat memperburuk acne di wajah.
  • Perubahan cuaca. Saat suhu panas tubuh cenderung menghasilkan keringat yang lebih banyak yang dapat menyebabkan wajah berjerawat.
  • Kosmetik dengan bahan minyak. Semua jenis kosmetik seperti krim pelembab, dan lotion yang mengandung minyak dapat mempecepat penyumbatan pada pori-pori wajah dan menyebabkan muka berjerawat.
  • Rambut berminyak. Beberapa produk tertentu untuk rambut meningkatkan kadar minyak dan dapat mempengaruhi pori-pori wajah terutama jika rambut yang panjang.
  • Memencet jerawat. Tentu saja tindakan ini berisiko membuat jerawat pecah dan menimbulkan bekas luka di wajah.

Dalam kondisi tertentu seperti faktor hormon atau iklim yang sulit diatasi maka acne bisa diobati menggunakan beberapa obat alami ataupun obat resep dokter, tujuannya agar tidak terjadi luka bekas jerawat di kulit. Luka parut seperti itu umumnya lebih sulit ditangani.

Demikian artikel serba-serbi jerawat yang penting diketahui. Setelah membaca artikel ini anda diharapkan telah mengetahui definisi jerawat, penyebab, jenis-jenis dan cara mengobati jerawat.

Komentar dan Tanggapan

  1. Obat flek hitam March 27, 2016
  2. diana julianti May 23, 2017
  3. yori VT June 7, 2017

Tulis Komentar

Loading...