Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru adalah kondisi di mana sel-sel abnormal tumbuh secara tak terkendali di dalam jaringan paru-paru. Sel abnormal tersebut tidak berkembang menjadi jaringan paru-paru yang sehat, sebaliknya mereka membelah dengan cepat dan membentuk tumor.

Tumor yang tinggal di satu tempat dan tidak menyebar disebut “tumor jinak”. Tumor yang terus membesar dan bertambah banyak akan melemahkan kemampuan paru-paru dalam mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh melalui aliran darah.




Apabila sel abnormal menyebar ke luar paru-paru menuju jaringan terdekat atau bagian tubuh yang lain melalui aliran darah maupun sistem limfatik. Maka tumor tersebut disebut mengalami metastasis dan telah berkembang menjadi kanker atau tumor ganas.

Daftar Isi:

Ada dua jenis kanker paru-paru, yaitu:

  1. Kanker paru-paru primer, yaitu kanker dimulai atau berasal dari paru-paru.
  2. Kanker paru-paru sekunder, yaitu kanker dimulai dari organ tubuh yang lain, lalu bermetastasis dan mencapai paru-paru.

Kedua jenis kanker ini dianggap berbeda dan tidak diobati dengan cara yang sama.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), terdapat 7,6 juta kematian di seluruh dunia setiap tahun akibat kanker; kanker mewakili 13% dari semua kematian global.




Penyebab Kanker Paru-Paru

Kanker merupakan sel yang tumbuh tak terkendali dan tidak mati. Sel normal dalam tubuh mengikuti siklus pertumbuhan, pembelahan, dan kematian. Proses ini terjadi secara teratur pada semua sel dalam tubuh.

Kematian sel terprogram disebut apoptosis. Tidak seperti sel biasa, sel kanker tidak mengalami kematian programal dan malah terus tumbuh dan membelah, menyebabkan massa sel abnormal semakin besar, sampai akhirnya terbentuk sel kanker.

Kanker paru-paru terjadi ketika terjadi mutasi gen pada paru-paru, akibatnya sel tidak dapat memperbaiki kerusakan DNA dan juga tidak dapat melakukan apoptosis.

Mutasi gen dapat terjadi karena berbagai alasan, tapi pada sebagian besar kasus kanker paru-paru adalah hasil dari menghirup zat karsinogenik.

Karsinogen

Karsinogen adalah golongan zat yang secara langsung bertanggung jawab terhadap rusaknya DNA, dan menyebabkan kanker.

Tembakau, asbes, arsenik, radiasi seperti gamma dan sinar-x, sinar matahari, dan senyawa dalam asap knalpot mobil adalah contoh zat karsinogen.

Ketika tubuh kita terkena karsinogen, radikal bebas terbentuk yang akan mengambil elektron dari molekul lain di dalam tubuh. Radikal bebas ini merusak sel dan mempengaruhi kemampuan mereka untuk berfungsi dan membelah secara normal.

Sekitar 87% kasus kanker paru-paru berhubungan dengan merokok dan menghirup karsinogen dalam asap tembakau. Bahkan paparan terhadap asap bekas (perokok pasif) bisa merusak sel sehingga terbentuk kanker.

Merokok diidentifikasi sebagai penyebab utama kanker paru-paru. Asap rokok memiliki lebih dari tujuh puluh zat karsinogen atau zat yang menyebabkan kanker.

Di negara maju, mayoritas kematian yang disebabkan oleh kanker paru, dengan presentase sekitar 90% pada laki-laki dan 70% pada perempuan, disebabkan oleh merokok.

Penyebab kanker paru-paru berikutnya adalah paparan polusi udara. Polusi udara dapat berupa nitrogen dioksida, lalu lintas asap knalpot, dan asap dari pembakaran arang, kayu, sisa tanaman, atau hewan.

Jenis pekerjaan seseorang juga dapat meningkatkan risiko kanker paru. Misalnya, orang-orang yang bekerja di industri yang memproduksi karet dan produk kaca berisiko terkena penyakit ini.

Gen

Selain karena zat karsinogen, kanker bisa juga disebabkan oleh hasil predisposisi genetik yang diwarisi dari anggota keluarga.

Mungkin saja seseorang lahir dengan mutasi genetik tertentu atau memiliki kesalahan pada gen dalam tubuhnya. Hal ini membuat dirinya secara statistik lebih mungkin terkena kanker di kemudian hari.

Predisposisi atau kerentanan genetik dianggap sebagai penyebab kanker paru-paru atau dapat meningkatkan peluang seseorang terkena kanker paru-paru ketika terpapar faktor lingkungan tertentu.

Seseorang yang memiliki riwayat keluarga terkena kanker paru-paru, berisiko dua kali mengalami kanker paru-paru.

Tanda dan Gejala Kanker Paru-Paru

Batuk darah adalah gejala kanker paru-paru

Batuk darah adalah gejala kanker paru-paru

Gejala kanker cukup bervariasi dan tergantung dimana kanker tersebut berada, dimana saja sel-selnya telah menyebar, dan seberapa besar ukuran tumornya.

Gejala kanker paru-paru mungkin tidak dirasakan penderita sampai akhirnya penyakit ini sudah berada pada stadium lanjut. Kadang butuh waktu bertahun-tahun sampai akhirnya tanda dan gejala kanker mulai dirasakan penderita.

Sebagian besar gejala kanker paru-paru muncul di dada dan saluran pernapasan, berikut ini beberapa diantaranya:

  • Batuk kering yang tak kunjung sembuh,
  • Batuk kronis atau batuk lama terutama pada perokok
  • Batuk berdarah
  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Penyakit pneumonia atau bronkitis yang sering berulang

Selanjutnya, gejala lain yang menyertai gejala utama, antara lain :

  • Mengi
  • Suara serak
  • Kehilangan berat badan tanpa sebab yang jelas
  • Nyeri tulang
  • Sakit kepala

Bila ada yang mengalami salah satu atau beberapa gejala diatas, tak serta merta orang tersebut terkena kanker paru-paru. Namun, ada baiknya langsung memeriksakan diri ke dokter.

Jika kanker paru telah menyebar, atau bermetastasis, akan muncul gejala tambahan di daerah yang baru terkena. Misalnya terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening.

Jika kanker menyebar ke otak, pasien mungkin mengalami vertigo, sakit kepala, atau kejang-kejang. Selain itu, hati penderita bisa membesar dan menyebabkan penyakit kuning dan tulang terasa sakit dan rapuh.

Karena sel kanker paru-paru menyebar, maka kemungkinan akan timbul gejala yang terkait dengan penyakit lainnya, seperti:

  • Demam
  • Kelelahan
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
  • Nyeri di persendian atau tulang
  • Masalah dengan fungsi otak dan memori
  • Bengkak di leher atau wajah
  • Lemah
  • Pendarahan dan pembekuan darah

Metastase juga memungkinkan kanker untuk menginfeksi kelenjar adrenal sehingga terjadi perubahan tingkat hormon.

Cara Mencegah Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru dalam tubuh manusia

Kanker paru-paru dalam tubuh manusia

Meski kanker ini sulit disembuhkan, namun mudah dicegah. Tekniknya kurang lebih sama dengan mencegah penyakit paru-paru pada umumnya.

Mengubah gaya hidup menjadi lebih tertata, menyeimbangkan makanan sehat, hidup bersih dan olahraga tertatur merupakan cara terbaik yang harus dilakukan bila tak ingin menderita kanker paru-paru.

Bahkan jika Anda adalah seorang perokok aktif saat ini, berhenti merokok dapat mengurangi kemungkinan terkena kanker paru-paru.

Beberapa upaya mencegah kanker paru-paru yang bisa lakukan adalah :

  1. Menghindari rokok dan asapnya
  2. Memperhatikan asupan makanan
  3. Berolahraga secara teratur
  4. Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin
  5. Menghindari zat-zat kimia.
  6. Menjauhi lingkungan yang berbahaya untuk kesehatan
  7. Pencegahan dan pengobatan sedini mungkin

Mengonsumsi bawang putih mentah mengurangi risiko kanker paru-paru

Tim peneliti dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Provinsi Jiangsu, China, melaporkan dalam jurnal Cancer Prevention Research bahwa orang-orang yang makan bawang putih mentah dua kali seminggu dapat mengurangi risiko kanker paru-paru mereka menjadi dua kali lipat.

Para penulis mengatakan “Sifat protektif bawang putih mentah terhadap kanker paru-paru telah diamati dengan pola respons dosis, dan menunjukkan bahwa bawang putih dapat berfungsi sebagai agen pencegahan kanker pada kanker paru-paru.”

Cara Mengobati Kanker Paru-Paru

Pengobatan kanker paru-paru

Pengobatan kanker paru-paru

Perawatan kanker paru tergantung pada jenis kanker, stadium kanker, usia, status kesehatan, dan karakteristik pribadi tambahan. Karena biasanya tidak ada pengobatan tunggal untuk kanker, pasien sering menerima kombinasi terapi dan perawatan paliatif.

Pengobatan kanker paru-paru utama adalah operasi, kemoterapi, dan / atau radiasi. Namun, ada juga perkembangan terkini di bidang imunoterapi, terapi hormon, dan terapi gen.

  • Operasi

Cara ini bisa dilakukan jika kanker hanya berada di satu sisi paru-paru dan belum menyebar. Tentunya mempertimbangkan kondisi kesehatan penderita. Operasi pengangkatan biasanya dilanjutkan dengan kemoterapi untuk melenyapkan sel-sel kanker yang tersisa.

  • Radioterapi

Pengobatan radiasi atau radioterapi, bekerja dengan cara menghancurkan atau mengecilkan tumor kanker paru-paru dengan memberi sinar energi tinggi pada sel kanker.

Hal ini menyebabkan kerusakan pada molekul yang membentuk sel kanker dan menyebabkan mereka melakukan bunuh diri.

Radioterapi menggunakan sinar gamma berenergi tinggi yang dipancarkan dari logam seperti sinar x radium atau energi tinggi yang dibuat dalam mesin khusus.

Radiasi dapat digunakan sebagai pengobatan utama untuk kanker paru-paru, untuk membunuh sisa sel setelah operasi, atau untuk membunuh sel-sel kanker yang telah bermetastasis.

  • Kemoterapi

Kemoterapi dilakukan untuk kanker yang telah menyebar. Pengobatan kemoterapi menggunakan bahan kimia kuat yang akan mengganggu proses pembelahan sel – merusak protein atau DNA – sehingga sel kanker akan mati.

Perawatan ini akan menargetkan setiap sel yang membelah dengan cepat, baik itu sel kanker maupun sel normal. Tetapi sel normal biasanya dapat pulih dari kerusakan kimiawi, sementara sel kanker tidak dapat.

Kemoterapi dianggap sistemik karena pengaruhnya bergerak ke seluruh tubuh, membunuh sel tumor asli serta sel kanker yang telah menyebar ke seluruh tubuh.

Selain itu, ada terapi biologis yang merupakan alternatif dari kemoterapi yang bertujuan untuk mengendalikan dan menekan perkembangan kanker.

  • Terapi Fotodinamik

Pengobatan jenis ini, bisa digunakan untuk menangani kanker paru-paru stadium awal, pada pasien yang menolak untuk melakukan operasi.




Dalam terapi ini, sebuah tabung pipih akan dimasukkan ke lokasi tumor. Kemudian sinar laser akan ditembakkan melalui tabung tersebut untuk menghancurkan sel-sel kanker.

Pengobatan Herbal Kanker Paru-Paru

Untuk mengobati kanker paru-paru, dapat pula memanfaatkan tumbuhan herbal, antara lain:

  • Daun Sirsak

Daun  ini, obat kanker alami paling ampuh. Sebab, daun sirsak mengandung senyawa acetogenins yang berperan sebagai anti kanker, virus dan jamur di dalam tubuh.

Caranya adalah : rebus 10 lembar daun sirsak yang telah dicuci bersih, dengan 3 gelas air. Biarkan mendidih hingga tersisa 1 gelas saja. Lalu saring dan dinginkan. Minum ramuan ini secara rutin setiap pagi.

  • Keladi Tikus

Dalam tumbuhan ini, terkandung etil asetat, heksana, glikosida fenilpropanoid, cerebroside, sterol dan juga diklorometan, yang berguna membantu mengobati dan menyembuhkan kanker paru.

Tumbuhan keladi tikus bisa pula dijadikan mediator sistem imunitas tubuh untuk mencegah adanya sel kanker dan sangat baik untuk obat herbal kanker paru paru ganas.

  • Blushwood Berry

Blushwood hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk melenyapkan kanker dan 75% kasus tidak kambuh lagi. Namun, saat ini penelitian tentang blushwood berry yang berada di Far North Queensland, ditengah hutan hujan Australia, belum begitu banyak.

Sebagian besar pasien kanker paru-paru berusia di atas 60 tahun saat mereka didiagnosis. Kanker paru-paru biasanya membutuhkan beberapa tahun lamanya untuk mencapai tingkat di mana gejala mulai dirasakan dan penderita memutuskan untuk mencari pertolongan medis.

Referensi: https://www.medicalnewstoday.com/info/lung-cancer

Tulis Komentar