14 Obat Tradisional Untuk Mengobati Penyakit Paru-Paru Secara Alami

Paru-paru adalah organ tubuh yang sangat penting dan vital. Penyakit pada paru-paru yang tidak segera diobati akan mengganggu kinerja tubuh secara keseluruhan. Sayangnya obat penyakit paru-paru bukanlah obat murah, belum lagi biaya yang timbul untuk observasi penyakit.

Untungnya, alam juga menyediakan aneka jenis tanaman yang bisa diolah menjadi obat tradisional untuk mengobati penyakit paru-paru secara alami. Dengan sedikit usaha, Anda bisa mengolah sendiri tanaman-tanaman tersebut sesuai kebutuhan Anda.




Di sisi lain, pengobatan modern yang semakin canggih membuat kualitas hidup penderita penyakit paru-paru menjadi lebih baik. Oleh karena itu sangat disarankan bagi pasien untuk mengkomininasikan antara pengobatan medis dengan pengobatan tradisional.

Obat penyakit paru-paru secara tradisional ini banyak dipilih umumnya karena lebih murah dan mudah didapatkan. Berikut beberapa tanaman tradisional yang dipercaya dapat menyembuhkan penyakit paru-paru:

1. Daun Peppermint

Daun dan minyak peppermint, mengandung mentol, sebuah bahan yang bersifat menenangkan yang diketahui dapat merilekskan otot polos pada saluran pernapasan dan dapat meningkatkan fungsi pernapasan.

Ditambah dengan efek antihistamin dari peppermint, mentol akan menjadi obat dekongestan alami yang luarbiasa. Banyak orang menggunakan balsem dada terapeutik dan inhalansia lainnya yang mengandung mentol untuk membantu melegakan pernafasan.

Selain itu, peppermint adalah bahan alami yang bersifat antioksidan dan melawan organisme berbahaya.




2. Tanaman Lobelia

Para peternak sering memberi makan kuda mereka lobelia untuk membantu pernafasan agar lancar. Ya ternyata lobelia adalah salah obat herbal yang memiliki manfaat luar biasa.

Lobelia mengandung alkaloid yang dikenal sebagai lobeline, yang dapat mengurangi lendir, dan menangani masalah kongesti pada paru. Lobelia sangat baik dalam mengobati penyakit paru-paru seperti bronkitis, asma dan masalah sesak napas.

Selain itu, lobelia menstimulasi kelenjar adrenal untuk melepaskan epinephrine, akibatnya, saluran udara menjadi lebih rileks dan memungkinkan bernapas jadi lebih mudah. Dan karena lobelia membantu mengendurkan otot-otot halus, tanaman ini dapat digunakan dalam banyak pengobatan batuk dan pilek.

3. Tanaman Ciplukan

Tanaman ciplukan mengandung senyawa saponin pada bagian tunas dan daunnya. Adapun pada bagian buahnya mengandung poliferol, dan fisalin. Selain itu, tanaman ciplukan juga mengandung vitamin C, gula, alkaloid, tanin, asam palmiat, kriptoxantin, dan asam lamat.

Kandungan-kandungan senyawa yang terdapat pada tanaman ciplukan dapat dimanfaatkan sebagai antibakteri, antivirus, antioksidan, analgesik, dan imunostimulan. Itu sebabnya banyak penderita paru-paru basah yang memanfaatkannya sebagai obat tradisional.

Tanaman ini bisa dijumpai di ladang atau kebun. Seluruh bagian tanaman ciplukan bisa digunakan, mulai dari akar, batang, daun, dan buahnya untuk mengobati penyakit paru-paru.

Cara meracik ramuan:

Rebus seluruh bagian tanaman yang sudah dicuci bersih hingga matang. Air hasil rebusan bisa diminum 3 kali sehari sebagai langkah terapi pengobatan.

4. Daun pisang raja

Daun pisang raja telah digunakan selama ratusan tahun untuk meredakan batuk dan mengatasi iritasi pada selaput lendir, percobaan klinis telah mengkonfirmasi hal tersebut.

Daun pisang raja dapat meringankan batuk kering, badan yang dingin, iritasi paru-paru dan mengurangi produksi lendir pada paru-paru.

5. Daun Pegagan

Daun pegagan merupakan alternatif tumbuhan yang juga kerap digunakan untuk mengatasi penyakit paru-paru. Tanaman ini mengandung banyak garam mineral, seperti kalsium, kalium, natrium, dan zinc.

Selain itu terdapat juga senyawa penting seperti asiaticoside, brahmoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, vellarine, tanin, dan masih banyak lagi.

Walaupun tidak menyembuhkan dalam jangka waktu singkat, tanaman obat ini tidak memberikan efek samping dan bisa menyembuhkan penyakit sampau tuntas jika rutin meminumnya.

Cara meracik ramuan:

  • Alternatif 1: Siapkan daun pegagan segar dan jahe yang telah dicuci bersih. Rebus kedua bahan tersebut dengan menggunakan air putih sebanyak 500 cc dan sisakan rebusan ramuan tersebut menjadi setengahnya. Minum ramuan tersebut sebanyak 3 kali sehari selama 2 minggu.

Setelah 2 minggu, coba hentikan pengobatan selama 3 hari. Jika merasa kondisi belum membaik, lanjutkan pengobatan hingga benar-benar membaik.

  • Alternatif 2: Campurkan daun pegagan bersama daun legundi, daun waru legis, parutan kencur, dan widoro upas. Rebus dengan 3 gelas air dan sisakan segelas air.
  • Alternatif 3: Campurkan daun pegagan dengan daun kapuk atau randu, satu gelas gula batu. Rebus hingga matang, saring, dan minum.

Selain cara-cara tersebut, Anda juga bisa menggunakan cara yang mudah, yaitu dengan mengonsumsinya sebagai lalapan.

Obat tradisional penyakit paru-paru

Obat tradisional penyakit paru-paru

6. Kulit Kacang Tanah

Siapkan kulit kacang tanah yang sudah dicuci bersih dan gula merah. Rebus kulit kacang hingga berwarna keruh. Tambahkan gula merah sesuai selera. Konsumsi air rebusan tersebut saat hangat sebanyak 2 kali sehari. Minum hingga kondisi badan membaik.

7. Bunga Sepatu

Siapkan bunga sepatu dan garam secukupnya. Cuci bersih bunga sepatu kemudian tumbuk hingga halus. Siapkan satu gelas air panas. Masukkan tumbukan bunga sepatu dan garam. Tunggu air menjadi hangat.

Minum secara teratur air bunga sepatu tersebut 3 kali sehari hingga kondisi badan dirasa membaik.

8. Bunga Tembelekan (Lantana Camara)

Tanaman ini juga dikenal dengan nama bunga pagar, kayu singapura, pacengan, puyengan, tai ayam, atau kembak satek.

Siapkan bunga tembelekan secukupnya yang telah dikeringkan. Rebus dengan menggunakan takaran 3 gelas air dan sisakan setengahnya. Hasil rebusan kemudian disaring dan diminum 3 kali sehari.

9. Legundi (Vitex Trifolia L)

Siapkan 3 sampai 5 genggam daun legundi yang sudah dicuci bersih. Kemudian rebus dengan takaran 3 gelas air. Sisakan ¾ gelas. Air hasil rebusan kemudian disaring dan diminum 3 kali sehari. Tambahkan madu secukupnya.

10. Beluntas (Pluchea Indica)

Haluskan daun beluntas dan campurkan dengan 1 gelas air matang. Kemudian peras air tersebut dan minum 2 kali sehari.

11. Daun Sambiloto

Cara meracik ramuan:

Giling satu genggam daun sambiloto yang telah dikeringkan sampai menjadi bubuk. Tambahkan madu secukupnya.




12. Salam Konja

Campurkan daun salam konja dengan daun sirih, lobak cina ke dalam rebusan air dengan takaran secukupnya. Air hasil rebusan kemudian disaring dan diminum secara rutin.

13. Daun Sirsak

Daun sirsak mengandung senyawa alami sebagai antibakteri, antivirus, antikanker, antitumor, dan antimalaria. Zat yang terkandung pada daun sirsak efektif mengobati penyakit paru-paru basah.

Cara meracik ramuan:

Campurkan 5 helai daun sirsak atau secukupnya, rebus hingga matang. Air hasil rebusan bisa diminum 3 kali sehari.

14. Kulit Manggis

Kulit manggis mengandung xanthone yang berguna mencegah kanker, melawan radikal bebas, dan berbagai masalah lainnya pada tubuh.

Cara meracik ramuan:

Ambil bagian lembut dari kulit manggis, blender hingga halus. Anda bisa mencampurkannya dengan susu atau gula sebagai pemanis. Konsumsi 2 sampai 3 kali sehari.

Semua tanaman tradisional di atas tersedia dalam berbagai bentuk, seperti suplemen, teh kesehatan atau dengan mengolahnya sendiri secara mandiri. Beberapa orang mengonsumsi obat tradisional di atas dengan menjadikannya lalapan saat makan.

Mengonsumsi obat penyakit paru-paru secara tradisional memang tidak instan hasilnya. Anda harus bersabar dan berusaha untuk menjaga kesehatan dan pola hidup. Tetap berkonsultasi dengan dokter untuk hasil pengobatan yang lebih baik.

Tulis Komentar