Tips Hidup Sehat Bagi Orang Lanjut Usia (Lansia)

Lansia atau lanjut usia adalah sekelompok orang, pria dan wanita yang telah memiliki usia di atas 60 tahun dan atau telah kesulitan dalam mengurus dirinya sendiri dan karena itu butuh bantuan orang lain untuk merawatnya.

Pada umumnya mereka yang tergolong lansia telah memiliki beberapa penyakit dan pada banyak orang telah diwajibkan untuk minum obat seumur hidupnya karena penyakit yang dideritanya.




Jenis penyakit yang umum diderita oleh para lansia adalah darah tinggi, stroke, diabetes dan osteoporosis. Penyakit-penyakit ini memang sering disebut sebagai penyakit orang tua karena pada umumnya muncul seiring dengan bertambahnya usia, meski tidak mutlak seperti itu.

Jika anda memiliki orang tua yang telah lanjut usia (lansia), maka adalah kewajiban anda untuk merawatnya dengan benar. Anda harus tahu pasti apa yang dibutuhkan oleh para lansia, bagaimana merawatnya dan menjaga kesehatannya.

Para lansia sangat rentan terkena penyakit. Perubahan cuaca, suhu, dan makanan sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan mereka. karena itu Anda harus cermat agar para lansia tidak menderita penyakit tertentu pada usia tua mereka.

Berikut ini beberapa tips hidup sehat bagi para lanjut usia (lansia), setiap orang yang sedang merawat orang tua perlu memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Makanan




Para lansia biasanya tidak memiliki daya tahan tubuh yang baik sehingga mereka perlu menghindari makanan yang dapat membahayakan kesehatan mereka. Berilah pengertian kepada para lansia untuk tidak mengkonsumsi makanan manis, pedas, terlalu asin dan asam. Makanan tersebut dapat memicu kambuhnya penyakit di tubuh mereka.

Sebagai gantinya, perbanyaklah mengkonsumsi buah dan sayuran. Jenis makanan ini memiliki nutrisi yang sangat lengkap. Hindari atau kurangi makan daging dan segala turunannya sebab sangat membebani sistem pencernaan tubuh.

Menjaga Kesehatan Lansia

Menjaga Kesehatan Lansia

2. Istirahat

Selain menjaga konsumsi makanan, istirahat yang cukup sangat bermanfaat bagi para lansia. Dan salah satu jenis istirahat yang mutlak dibutuhkan mereka adalah tidur. Tidur akan mengistirahatkan beberapa organ tubuh dan menghemat pengeluaran energi.

Beberapa lansia kadang sulit tidur di malam hari karena banyak faktor, misalnya karena kepanasan. Pastikan para lansia tersebut mendapatkan tidur yang berkualitas dan dalam jumlah waktu yang benar agar setelah bangun tubuh terasa ringan dan sehat.

3. Olahraga




Olahraga bagi para lansia tentunya berbeda bagi orang pada umumnya. Olahraga yang dipilih merupakan olahraga ringan yang membantu gerak motorik seperti joging. Olahraga lain yang juga baik adalah yoga untuk lansia dan olahraga pernafasan. Jenis olahraga ini meski terlihat mudah tapi sangat bermanfaat bagi tubuh.

Lakukan senam khusus orang tua dan gerak jalan sehat setidaknya tiga kali dalam seminggu. Olahraga teratur akan membuat metabolisme tubuh bekerja optimal dan meningkatkan daya tahan tubuh.

4. Kalsium

Semua orang di usia tuanya selalu kekurangan kalsium padahal mineral ini sangat penting agar tubuh tetap tegak dan dapat beraktifitas dengan lancar. Beri perhatian yang cukup pada kecukupan kalsium para lansia ini.

Kalsium yang cukup dapat membantu agar bentuk tulang tidak bengkok yang mengakibatkan para lansia terlihat membungkuk. Berikan sayuran, buah dan makanan sumber protein kepada para lansia agar semua kebutuhan vitamin terpenuhi.

5. Suasana menyenangkan

Stres dan marah sepanjang hari akan menguras energi dan membuat tekanan darah cepat naik. Jika tidak terkontrol para lansia bisa menderita penyakit seperti hipertensi dan stroke.

Ciptakan suasana rumah yang nyaman dan menyenangkan. Hindari suasana yang dapat menimbulkan stress bagi lansia. Stress merupakan penyebab utama timbulnya berbagai penyakit. Para lansia mudah terkena hipertensi apabila dihadapkan oleh permasalahan yang berada di sekitarnya.

Dengan menjaga kesehatan bagi lansia, Anda telah menjadi manusia yang berguna bagi orang lain. Jagalah kesehatan lansia sejak dini dengan mengecek kondisi tubuh mereka ke dokter yang Anda percayai.

Tags:

Komentar dan Tanggapan

  1. edi gunawan October 3, 2016
  2. cantiksehat January 13, 2017

Tulis Komentar